Jadwal imunisasi anak
Masukkan tanggal lahir anak untuk melihat vaksin apa saja yang seharusnya sudah, segera, atau terlambat, sesuai rekomendasi IDAI 2024. Gratis dan langsung.
Lihat jadwal imunisasi lengkap (IDAI 2024)
| Vaksin | Jadwal pemberian |
|---|---|
| Hepatitis B (HB) | < 24 jam setelah lahir, 2 bulan, 3 bulan (atau 4 bulan pada jadwal 2-4-6), 4 bulan (atau 6 bulan pada jadwal 2-4-6) |
| BCG (Bacillus Calmette-Guerin) | sesegera mungkin, usia < 1 bulan |
| Polio (bOPV oral + IPV suntik) | saat lahir / meninggalkan fasilitas kesehatan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 4 bulan, 9 bulan |
| DTP (Difteri, Tetanus, Pertusis) - DTPw / DTPa | 2 bulan (mulai usia 6 pekan), 3 bulan (atau 4 bulan pada jadwal 2-4-6), 4 bulan (atau 6 bulan pada jadwal 2-4-6), 18 bulan, 5-7 tahun, 10-18 tahun |
| Hib (Haemophilus influenzae tipe b) | 2 bulan, 3 bulan (atau 4 bulan), 4 bulan (atau 6 bulan), 18 bulan |
| PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) | 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 12-15 bulan |
| Rotavirus (RV) - monovalen / pentavalen | mulai usia 6-12 pekan, maksimal usia 24 pekan, usia 6-12 pekan, usia berikutnya (jarak 4-10 pekan), maksimal usia 32 pekan |
| Influenza | mulai usia 6 bulan, diulang setiap tahun (1x/tahun) |
| MR / MMR (Measles-Rubella / Measles-Mumps-Rubella) / Campak | 9 bulan, 15-18 bulan, 5-7 tahun |
| JE (Japanese Encephalitis) | usia 9 bulan (daerah endemis), 1-2 tahun setelah vaksinasi awal |
| Varisela (Cacar air / Varicella) | mulai usia 12-18 bulan, jarak 6 pekan - 3 bulan (anak 1-2 th) |
| Hepatitis A | mulai usia 12 bulan, jarak 6-18 bulan setelah dosis-1 |
| Tifoid (Typhoid, polisakarida) | usia 2 tahun (24 bulan) |
| HPV (Human Papillomavirus) | usia 9-14 tahun (anak perempuan), jarak 6-12 bulan setelah dosis-1, 0, 1, 6 bulan (bivalen); 0, 2, 6 bulan (quadrivalen/nonavalen) |
| Dengue (TAK-003 / Qdenga) | usia 6-18 tahun (dan dewasa < 45 th), selang 3 bulan setelah dosis-1 |
Jadwal mengacu pada rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) tahun 2024. Ini adalah gambaran umum, bukan pengganti anjuran dokter. Jadwal riil bisa menyesuaikan kondisi anak, ketersediaan vaksin, dan program pemerintah. Konsultasikan imunisasi anak Anda ke dokter atau bidan.
Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana cara membaca jadwal imunisasi?
Masukkan tanggal lahir anak, lalu alat menampilkan vaksin apa saja yang seharusnya sudah, segera, atau terlambat berdasarkan usia anak saat ini, mengikuti rekomendasi IDAI 2024.
Apa saja imunisasi wajib untuk bayi?
Program pemerintah mencakup Hepatitis B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, PCV, Rotavirus, dan Campak-Rubela. IDAI menambahkan beberapa vaksin lain seperti Influenza, JE, Varisela, Hepatitis A, dan Tifoid sesuai usia.
Apa yang terjadi jika imunisasi terlambat?
Imunisasi yang terlambat umumnya masih bisa dikejar (catch up) tanpa mengulang dari awal. Segera konsultasikan ke dokter atau bidan untuk menyusun jadwal susulan yang aman.
Apakah imunisasi aman untuk bayi?
Imunisasi terbukti aman dan efektif melindungi anak dari penyakit berbahaya. Efek samping umumnya ringan seperti demam atau kemerahan di bekas suntikan. Manfaatnya jauh lebih besar dari risikonya.