Baru: alat cek usia dan milestone anak sudah bisa dipakai gratis. Coba sekarang

Nama Bayi

Nama Bayi Laki-Laki Kristen: Inspirasi Nama Alkitabiah

Oleh Tim Redaksi Asuh Anak· 14 menit baca

Nama Bayi Laki-Laki Kristen: Inspirasi Nama Alkitabiah

Nama bayi laki-laki Kristen yang paling bermakna biasanya bukan yang paling asing bunyinya, melainkan yang akarnya benar-benar bisa ditelusuri sampai ke halaman Alkitab. Menariknya, Alkitab sendiri sering menjelaskan arti sebuah nama di dalam ayatnya, lengkap dengan alasan mengapa nama itu diberikan. Imanuel, misalnya, diterangkan langsung dalam Matius 1:23 sebagai nama yang berarti Allah menyertai kita. Artikel ini mengumpulkan nama-nama laki-laki yang benar-benar berakar Alkitab, memisahkan mana yang artinya dijelaskan Kitab Suci dan mana yang hanya kita kenal lewat kisah tokohnya, lalu menutupnya dengan aturan resmi pencatatan nama di Indonesia supaya nama pilihan Anda aman sampai ke akta kelahiran.

Apa yang Membuat Sebuah Nama Disebut Alkitabiah

Sebelum masuk ke daftar, ada satu hal yang perlu diluruskan lebih dulu. Tidak ada aturan gereja yang mewajibkan orang tua Kristen memberi anaknya nama dari Alkitab. Banyak keluarga Kristen di Indonesia memberi anak nama daerah, nama marga, atau nama yang sama sekali tidak muncul di Kitab Suci, dan itu sepenuhnya sah. Jadi kalau Bunda sedang merasa tertekan karena merasa "harus" memakai nama alkitabiah, silakan tarik lega dulu.

Yang membuat sebuah nama disebut alkitabiah sederhana saja: namanya muncul di dalam Alkitab, entah sebagai nama tokoh, nama tempat, atau kata yang dipakai dalam ayat. Dari situ, sebenarnya ada tiga lapis yang perlu dibedakan, dan pembedaan ini yang paling sering terlewat saat orang tua berburu nama di internet.

  • Nama yang artinya dijelaskan Alkitab sendiri. Ayatnya secara terbuka menyebut alasan pemberian nama itu. Ini lapisan paling kuat karena Anda tidak perlu bergantung pada tafsiran siapa pun.
  • Nama tokoh yang kisahnya jelas, tetapi artinya tidak dijelaskan. Kita tahu persis siapa Daniel dan apa yang ia lakukan, tetapi Kitab Daniel tidak pernah menyatakan arti namanya.
  • Nama yang artinya berasal dari kajian bahasa Ibrani atau Yunani di luar teks. Ini lapisan yang paling sering dikutip serampangan di daftar nama online, dan paling perlu dicek ulang.

Artikel ini sengaja bertumpu pada lapisan pertama dan kedua. Untuk lapisan ketiga, arti yang beredar bisa saja benar, tetapi bukan sesuatu yang bisa kami pastikan dari teks Alkitab, sehingga kami memilih tidak mengarangnya untuk Anda.

Perhatian. Banyak daftar nama bayi di internet mencantumkan arti nama Ibrani tanpa menyebutkan sumbernya sama sekali, dan arti yang sama sering muncul dalam versi berbeda-beda di situs berbeda. Sebelum menetapkan nama pada akta kelahiran, ada baiknya Anda:
  • menelusuri apakah artinya benar-benar disebut di dalam ayat Alkitab;
  • menanyakannya kepada pendeta, romo, atau pembina jemaat yang Anda percaya;
  • memastikan ejaannya konsisten di semua dokumen anak sejak awal.

Nama yang Artinya Dijelaskan Langsung di Dalam Alkitab

Inilah kelompok yang paling aman dan, menurut kami, paling indah. Alkitab tidak sekadar menyebut namanya, tetapi juga merekam alasan orang tuanya memberi nama itu. Setiap nama di bawah ini disertai ayat rujukannya supaya Anda bisa membukanya sendiri.

Dari kisah para bapa leluhur

Abraham. Dalam Kejadian 17:5, Allah berfirman kepada Abram, "Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa." Ini salah satu penggantian nama paling terkenal di seluruh Alkitab.

Musa. Keluaran 2:10 mencatat puteri Firaun menamainya Musa, "sebab katanya: Karena aku telah menariknya dari air." Namanya melekat pada kisah penyelamatannya sebagai bayi.

Nuh. Kejadian 5:29 merekam alasan pemberian namanya, "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."

Israel. Kejadian 32:28 mencatat, "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang." Nama ini kemudian menjadi nama satu bangsa.

Ishak. Alkitab mengaitkan namanya dengan tawa. Kejadian 21:6 mencatat perkataan Sara, "Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku." Nama Ishak sendiri sudah ditetapkan Allah sebelum ia lahir, dalam Kejadian 17:19.

Yakub. Kejadian 25:26 menghubungkan namanya dengan peristiwa kelahirannya, saat tangannya memegang tumit Esau, kakak kembarnya.

Dari kisah anak-anak Yakub

Bagian ini sering luput, padahal Kejadian pasal 29 sampai 30 secara berurutan menjelaskan alasan di balik nama tiap anak. Beberapa yang paling enak dipakai sebagai nama anak Indonesia:

  • Yehuda. Kejadian 29:35 mencatat perkataan Lea, "Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN." Nama syukur, dan dari garis inilah Yesus kemudian lahir.
  • Simeon. Kejadian 29:33 mencatat, "Sesungguhnya, TUHAN telah mendengar."
  • Ruben. Kejadian 29:32 merekam, "Sesungguhnya TUHAN telah memperhatikan kesengsaraanku."
  • Dan. Kejadian 30:6 mencatat perkataan Rahel, "Allah telah memberikan keadilan kepadaku, juga telah didengarkan-Nya permohonanku."
  • Yusuf. Kejadian 30:24 mencatat harapan Rahel, "Mudah-mudahan TUHAN menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku."
  • Manasye. Kejadian 41:51 mencatat perkataan Yusuf, "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku."
  • Efraim. Kejadian 41:52 mencatat, "Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku."

Samuel juga masuk kelompok ini meski bukan anak Yakub. Menurut 1 Samuel 1:20, Hana menamai anaknya Samuel, "sebab katanya: Aku telah memintanya dari pada TUHAN." Bagi Bunda yang menantikan kehamilan cukup lama, nama ini sering terasa sangat dekat di hati.

Dari Perjanjian Baru

Imanuel. Matius 1:23 mengutip nubuat dan menerangkannya secara langsung, "mereka akan menamakan Dia Imanuel, yang berarti: Allah menyertai kita." Nubuat aslinya ada di Yesaya 7:14. Inilah salah satu dari sedikit nama yang artinya diterjemahkan terang-terangan oleh Alkitab, dan Imanuel sangat lazim dipakai keluarga Kristen Indonesia.

Barnabas. Kisah Para Rasul 4:36 menyebut, "Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus." Sekali lagi, artinya disebut apa adanya oleh teks.

Petrus. Yohanes 1:42 mencatat Yesus berkata kepada Simon, "engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)." Dalam Matius 16:18 Yesus menyambungkannya dengan gambaran batu karang, "Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku."

Adapun nama Yesus, meski Matius 1:21 menjelaskan alasannya, "karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka," dalam tradisi Kristen di Indonesia tidak dipakai sebagai nama anak. Imanuel biasanya menjadi pilihan yang terasa lebih pas.

Nama Tokoh Perjanjian Lama yang Sering Dipilih Orang Tua

Kelompok berikut ini adalah nama yang kisah tokohnya sangat kuat, meskipun Alkitab tidak menyatakan arti namanya. Jadi yang Anda wariskan bukan definisi kata, melainkan sebuah teladan hidup, dan bagi banyak keluarga justru itu yang lebih berkesan.

Daud. Raja Israel yang paling dikenang. 1 Samuel 16:13 mencatat Samuel mengurapinya di tengah saudara-saudaranya, dan sejak hari itu Roh TUHAN berkuasa atasnya. Nama yang pendek, mudah dieja, dan sangat akrab di telinga orang Indonesia.

Daniel. Daniel 1:6 menyebutnya sebagai salah satu orang Yehuda di istana Babel, dan Daniel 1:7 mencatat ia diberi nama lain, Beltsazar. Yang paling dikenang darinya adalah kesetiaan berdoa: Daniel 6:11 menggambarkan orang-orang yang bergegas masuk dan mendapati Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya.

Yosua. Penerus Musa. Yosua 1:2 merekam firman TUHAN kepadanya, "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini." Nama untuk anak yang diharapkan berani melangkah.

Salomo. Dikenal karena permintaannya yang tidak lazim. Dalam 1 Raja-raja 3:9 ia meminta "hati yang faham menimbang perkara", dan 1 Raja-raja 3:12 mencatat jawaban Allah yang memberinya hati yang penuh hikmat dan pengertian.

Gideon. Hakim-hakim 6:12 mencatat malaikat TUHAN menyapanya, "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani." Sapaan itu diberikan justru ketika Gideon sedang merasa kecil, dan banyak orang tua menyukai nuansa itu.

Hananya, Misael, dan Azarya. Ketiga sahabat Daniel yang disebut bersamanya dalam Daniel 1:6, dan dalam Daniel 1:7 diberi nama Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Azarya termasuk yang paling nyaman diucapkan dalam lidah Indonesia.

Catatan Bunda. Tidak semua nama alkitabiah punya arti yang manis, dan itu bukan alasan untuk takut. Contohnya Yabes: menurut 1 Tawarikh 4:9, ibunya memberi nama itu karena ia melahirkannya dengan kesakitan. Namun ayat yang sama justru mencatat bahwa "Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya". Artinya nama bukan ramalan nasib, dan hidup anak Anda tidak ditentukan oleh satu kata di akta kelahirannya.

Nama dari Perjanjian Baru: Rasul, Penginjil, dan Jemaat Mula-Mula

Nama-nama Perjanjian Baru cenderung lebih pendek dan lebih mudah menyatu dengan nama keluarga Indonesia, sehingga sering menjadi pilihan pertama orang tua muda.

Lukas. Penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul. Kolose 4:14 menyebutnya dengan hangat, "tabib Lukas yang kekasih." Nama yang enak diucapkan dan sudah lama populer di Indonesia.

Stefanus. Kisah Para Rasul 6:5 menggambarkannya sebagai "seorang yang penuh iman dan Roh Kudus" saat ia dipilih jemaat mula-mula. Nama yang berwibawa tanpa terasa berat.

Timotius. Murid muda yang didampingi Rasul Paulus. Kisah Para Rasul 16:2 mencatat, "Timotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium." Cocok untuk harapan agar anak dikenal karena karakternya.

Matius. Pemungut cukai yang dipanggil menjadi murid. Matius 9:10 menggambarkan Yesus makan di rumah Matius bersama banyak orang yang saat itu dipandang berdosa. Nama yang membawa kisah tentang penerimaan.

Filipus. Disebut bersama Stefanus dalam Kisah Para Rasul 6:5 sebagai salah satu yang dipilih jemaat mula-mula.

Andreas, Markus, Yohanes, Tomas, dan Paulus juga termasuk nama Perjanjian Baru yang lazim dan mudah diterima di Indonesia. Khusus Yohanes, Lukas 1:13 mencatat bahwa namanya bukan pilihan orang tuanya, melainkan perintah malaikat kepada Zakharia: "haruslah engkau menamai dia Yohanes."

Kalau Anda ingin membandingkan bunyi dan kesan nama lintas tradisi sebelum memutuskan, daftar yang lebih luas di kumpulan nama anak laki-laki bisa membantu menyaring pilihan. Untuk yang sedang menyiapkan nama kakak-adik sekaligus, tersedia juga inspirasi nama anak perempuan.

Nama Baptis dan Nama Lahir: Apa Bedanya

Ini bagian yang sering membingungkan, terutama bagi pasangan dari latar gereja yang berbeda. Perlu dipahami bahwa nama baptis dan nama pada akta kelahiran adalah dua hal yang terpisah, dan keduanya tidak wajib sama.

Dalam tradisi Gereja Katolik, ada aturan khusus. Menurut penyuluh agama Katolik Edeltrudis Tanggo, sebagaimana diberitakan Kanwil Kemenag NTT, "Nama yang kita berikan kepada anak-anak kita bukan asal-asalan saja." Ia menjelaskan bahwa "Pemberian nama itu ada aturannya, yaitu mesti ada nama Baptis yaitu nama santo atau santa pelindungnya", dan menegaskan bahwa nama menunjukkan identitas kita sebagai orang Katolik. Karena itu keluarga Katolik lazim memilih nama orang kudus sebagai nama baptis anak, di samping nama keluarga atau nama daerah.

Di gereja-gereja Protestan, praktik yang berlaku umumnya berbeda dan tidak mengenal keharusan nama santo pelindung. Banyak keluarga Protestan memakai nama alkitabiah karena kecintaan pada tokoh atau ayatnya, bukan karena kewajiban liturgis. Karena tata gereja berbeda-beda antar sinode, cara paling tepat adalah menanyakan langsung ke majelis atau pendeta jemaat Anda, bukan menyamaratakan dari artikel mana pun, termasuk artikel ini.

Satu hal praktis yang perlu diingat: nama baptis tidak otomatis tercatat di dokumen negara. Yang dipakai untuk sekolah, paspor, dan seluruh layanan publik adalah nama pada akta kelahiran. Jadi bila Anda ingin nama baptis anak juga menjadi nama resminya, pastikan nama itu ikut dituliskan saat pengurusan akta, bukan ditambahkan belakangan.

Aturan Resmi Pencatatan Nama di Indonesia

Nama seindah apa pun tetap harus lolos pencatatan sipil, dan di sinilah banyak orang tua baru kecolongan. Kementerian Dalam Negeri menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan. Menurut Ditjen Dukcapil Kemendagri, pencatatan nama harus sesuai prinsip norma agama, norma kesopanan, norma kesusilaan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan persyaratannya, "Antara lain syaratnya mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir, jumlah huruf paling banyak 60 karakter termasuk spasi dan nama paling sedikit dua kata." Aturan ini juga melarang penulisan nama menggunakan angka dan tanda baca, serta melarang pencantuman gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.

Ringkasan aturan yang perlu dicek sebelum ke Disdukcapil.
  • Mudah dibaca, tidak bermakna negatif, tidak multitafsir.
  • Paling banyak 60 huruf, sudah termasuk spasi.
  • Paling sedikit 2 kata (sifatnya imbauan, bukan penolakan).
  • Tanpa angka dan tanpa tanda baca.
  • Gelar pendidikan dan keagamaan tidak dicantumkan pada akta.

Kabar melegakannya, aturan dua kata itu tidak sekaku yang dikira banyak orang. Dirjen Zudan menegaskan, "Jika ada nama orang hanya satu kata, disarankan, diimbau untuk minimal dua kata, namun jika pemohon bersikeras untuk satu kata, boleh." Anjuran itu diberikan demi kemudahan anak di kemudian hari, misalnya saat pendaftaran sekolah, pembuatan ijazah, dan paspor. Menurut Ditjen Dukcapil, seluruh pengaturan ini justru bertujuan memberikan perlindungan hukum dan pemenuhan hak konstitusional anak sedini mungkin.

Batas 60 huruf ini yang paling sering menjadi masalah pada nama Kristen, karena nama alkitabiah kerap dirangkai panjang bersama nama baptis dan marga. Jadi hitunglah dulu jumlah hurufnya sebelum Anda jatuh cinta pada satu rangkaian.

Cara Merangkai Nama Alkitabiah untuk Anak Anda

Setelah daftar dan aturannya jelas, tinggal merangkainya. Berikut urutan yang biasanya paling melegakan untuk dijalani berdua dengan pasangan, tanpa harus berdebat panjang.

  1. Mulai dari ayat atau tokoh yang berkesan bagi keluarga Anda, bukan dari daftar nama terpanjang di internet. Nama yang punya cerita akan jauh lebih mudah Anda jelaskan kepada anak nanti.
  2. Tentukan satu nama inti, lalu bangun di sekelilingnya. Misalnya Imanuel sebagai nama inti, ditambah nama harapan dan marga keluarga.
  3. Ucapkan lantang bersama nama belakang. Nama yang indah di kertas kadang berat di lidah. Coba juga panggilan pendeknya, karena itulah yang paling sering dipakai sehari-hari.
  4. Hitung jumlah hurufnya termasuk spasi. Pastikan tidak melewati 60 huruf, dan pastikan ejaannya tidak menimbulkan dua tafsiran.
  5. Cek arti yang Anda yakini. Bila artinya tidak disebut di dalam ayat, jujurlah pada diri sendiri bahwa itu berasal dari kajian bahasa, lalu konfirmasikan ke pendeta atau romo Anda.
  6. Kunci ejaannya sejak akta kelahiran. Perbedaan satu huruf antara Imanuel dan Immanuel bisa merepotkan anak seumur hidup, karena harus konsisten di semua dokumen.

Kalau Anda masih ingin menjelajah lebih banyak pilihan sebelum mengunci keputusan, koleksi nama bayi di Asuh Anak bisa dipakai untuk membandingkan bunyi dan panjang rangkaian. Setelah nama disepakati, biasanya perhatian bergeser ke persiapan menyambut si kecil, dan panduan merawat bayi baru lahir bisa menjadi bacaan berikutnya. Untuk keluarga dan sahabat yang ingin ikut menyambut, tersedia pula kumpulan ucapan kelahiran bayi.

Akhirnya, izinkan kami menutup dengan pengingat yang sederhana. Nama memang doa, tetapi nama bukan beban yang harus sempurna sejak awal. Tidak ada orang tua yang gagal karena memilih nama yang "kurang alkitabiah", dan tidak ada anak yang hidupnya ditentukan oleh arti satu kata. Yang jauh lebih membekas bagi anak adalah bagaimana namanya dipanggil setiap hari: dengan sabar, dengan hangat, dan dengan kasih. Untuk menelusuri pilihan lain, Anda bisa menjelajahi kumpulan artikel nama bayi di Asuh Anak.

Telusuri Arti Tiap Nama di Kamus

Setiap nama di bawah ini punya halaman kamusnya sendiri berisi arti, asal bahasa, dan variasi ejaannya. Klik untuk menelusuri lebih jauh sebelum Anda menetapkan pilihan.

NamaArti
MatiusAnugerah dari Tuhan
DanielTuhan adalah hakimku
AbrahamBapak segala bangsa
MusaNama Nabi Musa; yang diselamatkan dari air
NuhNama Nabi Nuh; ketenangan
YehudaTerpujilah Tuhan
RubenLihatlah, seorang putra
YusufNama Nabi Yusuf yang rupawan
SamuelTuhan telah mendengar
YesayaKeselamatan dari Tuhan
PetrusBatu karang yang kokoh
YohanesTuhan Maha Pengasih
SimonYang mendengarkan Tuhan
YosuaTuhan adalah keselamatan
SalomoDamai dan sejahtera
LukasPembawa cahaya
StefanusMahkota; yang dinobatkan
TimotiusYang menghormati Tuhan
PaulusYang kecil dan rendah hati
FilipusYang mencintai kuda; penunggang gagah
AndreasYang gagah, jantan, dan berani
MarkusYang gagah dan berani
TomasAnak kembar
ZakhariaTuhan mengingat
ImmanuelTuhan beserta kita

Daftar lengkap lebih dari 2.000 nama beserta arti dan asal katanya tersedia di kamus nama bayi.

Baca Juga di Klaster Nama Bayi

Masih menimbang pilihan lain? Lanjutkan ke panduan nama bayi islami. Semua daftar nama di Asuh Anak memakai arti yang dicek ke akar kata bahasa Arab, bukan disalin dari daftar nama lain.

Sumber

Artikel ini disusun sebagai bahan inspirasi dan edukasi, bukan fatwa maupun ketetapan gereja. Arti dan ejaan setiap nama sebaiknya Anda konfirmasikan kepada pendeta, romo, atau pembina jemaat Anda sebelum ditetapkan, dan persyaratan pencatatan nama sebaiknya dipastikan langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat karena tata cara pelayanan dapat berbeda di tiap daerah. Untuk pertanyaan seputar kesehatan ibu dan bayi, silakan berkonsultasi dengan bidan, dokter, atau petugas kesehatan terdekat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa yang membuat sebuah nama disebut nama Kristen?
Sebagian besar nama yang dikenal sebagai nama Kristen adalah nama yang berakar pada tokoh atau kata di dalam Alkitab, misalnya Samuel, Daniel, Imanuel, atau Petrus. Meski begitu, tidak ada aturan gereja yang mewajibkan anak diberi nama dari Alkitab. Banyak keluarga Kristen di Indonesia memadukan nama alkitabiah dengan nama daerah atau marga keluarga, dan itu sama sahnya.
Nama laki-laki mana yang artinya dijelaskan langsung di Alkitab?
Beberapa nama dijelaskan artinya oleh Alkitab sendiri di dalam ayatnya. Contohnya Imanuel, yang menurut Matius 1:23 berarti Allah menyertai kita, dan Barnabas, yang menurut Kisah Para Rasul 4:36 berarti anak penghiburan. Ada pula Samuel, yang menurut 1 Samuel 1:20 diberikan Hana karena ia telah meminta anak itu dari TUHAN.
Apakah nama anak wajib minimal dua kata?
Menurut penjelasan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, nama minimal dua kata sifatnya imbauan, bukan penolakan. Bila pemohon bersikeras memakai satu kata, nama itu tetap boleh dan tetap dapat dituliskan pada dokumen kependudukan. Anjuran dua kata diberikan agar anak lebih mudah saat mengurus ijazah, paspor, dan layanan publik lainnya.
Berapa jumlah huruf maksimal untuk nama anak?
Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 mengatur jumlah huruf paling banyak 60 huruf termasuk spasi. Selain itu nama harus mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir. Penulisan nama juga dilarang menggunakan angka dan tanda baca.
Apa bedanya nama baptis dengan nama di akta kelahiran?
Nama baptis adalah nama yang dipakai dalam tradisi Gereja Katolik dan diambil dari nama orang kudus, sedangkan nama di akta kelahiran adalah nama resmi menurut administrasi kependudukan. Keduanya bisa sama, bisa juga berbeda. Menurut penyuluh agama Katolik Edeltrudis Tanggo, pemberian nama baptis ada aturannya, yaitu mesti ada nama santo atau santa pelindungnya.
Apakah boleh memberi nama Yesus kepada anak?
Dalam tradisi Kristen di Indonesia, nama Yesus umumnya tidak dipakai sebagai nama anak karena dipandang khusus bagi Tuhan sendiri. Sebagai gantinya, banyak keluarga memilih Imanuel, nama yang menurut Matius 1:23 berarti Allah menyertai kita. Bila Anda ragu soal kepatutan sebuah nama, berdiskusilah dengan pendeta atau romo di jemaat Anda.
Apakah semua nama di Alkitab punya arti yang indah?
Tidak selalu, dan ini penting diketahui sebelum memilih. Contohnya Yabes, yang menurut 1 Tawarikh 4:9 diberi nama demikian oleh ibunya karena ia melahirkannya dengan kesakitan, meskipun Yabes justru dicatat lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya. Karena itu sebaiknya arti sebuah nama ditelusuri lebih dulu, bukan diambil hanya karena bunyinya enak didengar.

Konten ini bersifat edukasi dan bukan pengganti konsultasi dengan tenaga kesehatan. Untuk keputusan medis, hubungi dokter atau bidan Anda.

Punya pertanyaan seputar nama bayi?

Tanya lewat WhatsApp