Nama Bayi Laki-Laki Pembawa Rezeki dalam Al-Quran 2 Kata, Dua Slot Saja
Oleh Tim Redaksi Asuh Anak· 18 menit baca· Terakhir diperbarui

Nama bayi laki laki pembawa rezeki dalam Al-Quran 2 kata punya satu tantangan yang tidak dimiliki rangkaian yang lebih panjang: hanya ada dua slot, dan dua-duanya harus bekerja. Tidak ada kata ketiga untuk menutupi kata yang lemah, tidak ada ruang untuk kata yang cuma enak didengar, dan bila kedua katanya kebetulan bermakna sama, separuh nama anak Bunda terbuang percuma. Halaman ini memuat 50 rangkaian dua kata yang seluruh kata penyusunnya dicek langsung ke ayatnya, dilengkapi aturan memasangkan dua kata yang jarang dibahas di daftar nama pada umumnya.
Ada satu hal yang perlu diluruskan sejak awal. Tidak ada nama yang menjadi sebab datangnya rezeki. Nama bertema rezeki adalah doa dan pengingat, bukan jimat, dan Al-Quran justru menyebut takwa, syukur, serta istighfar sebagai jalan rezeki. Pembahasan lengkap soal itu, beserta tabel kosakata yang jauh lebih luas, ada di nama bayi laki-laki pembawa rezeki dalam Al-Quran 3 kata. Halaman yang sedang Bunda baca ini sengaja tidak mengulanginya, dan memilih fokus pada perkara yang khas dua kata: batas minimum pencatatan, cara memasangkan, dan risiko tabrakan makna.
Dua Kata Adalah Batas Minimum, Bukan Versi Ringkas
Banyak orang tua memilih dua kata karena terasa lebih simpel. Secara administratif, dua kata sebenarnya bukan versi ringkas dari tiga kata, melainkan tepat berada di batas paling bawah yang diizinkan negara.
Kanwil Kemenag Jawa Barat merangkum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan sebagai aturan yang mewajibkan penulisan nama agar mudah dibaca, bermakna baik, tidak bermakna negatif atau multitafsir, berjumlah paling sedikit dua kata dan paling banyak 60 karakter termasuk spasi, serta melarang penggunaan angka, tanda baca, maupun singkatan.
Konsekuensinya ada tiga, dan ketiganya spesifik untuk nama dua kata.
Pertama, tidak ada kata yang bisa dikorbankan. Pada nama tiga kata, satu kata yang ternyata sulit dieja masih bisa dihilangkan dari pemakaian sehari-hari tanpa menyentuh dokumen. Pada nama dua kata, menghilangkan satu kata berarti melanggar syarat minimum, jadi keduanya akan ikut ke ijazah, paspor, dan rekening bank selamanya.
Kedua, nama menyatu terhitung satu kata. Abdurrazzaq yang ditulis menyatu adalah satu kata, bukan dua, sehingga tidak memenuhi syarat bila berdiri sendiri. Ini kekeliruan yang cukup sering terjadi karena secara makna nama itu terasa sudah lengkap.
Ketiga, ruang karakternya justru longgar. Rangkaian terpanjang di halaman ini hanya 17 karakter, sehingga masih tersisa sekitar 43 karakter dari batas 60. Jadi keterbatasan nama dua kata bukan soal panjang, melainkan soal jumlah slot makna.
Tiga Cara Membentuk Nama Dua Kata dari Kosakata Al-Quran
Karena hanya ada dua slot, bentuk yang mungkin sebenarnya tidak banyak. Ada tiga pola, dan memilih pola lebih dulu membuat pemilihan kata jauh lebih mudah.
Pola satu: Abdu ditambah nama Allah, ditulis terpisah. Contohnya Abdul Karim atau Abdus Salam. Pola ini sudah memenuhi syarat dua kata tanpa tambahan apa pun. Kelebihannya, maknanya paling kuat dan paling jelas. Kekurangannya, kedua slot habis dipakai untuk satu gagasan, yaitu penghambaan, sehingga tidak ada ruang lagi untuk doa yang lain.
Pola dua: nama penghambaan menyatu ditambah satu kata pendamping. Contohnya Abdurrazzaq Zaki. Pola ini memberi Bunda satu slot bebas sambil mempertahankan penulisan yang paling lazim untuk Abdurrazzaq. Kata pendampingnya sebaiknya pendek, karena kata pertamanya sudah panjang.
Pola tiga: dua kata bukan nama Allah. Contohnya Zaki Mubarak atau Fadhl Amin. Pola ini paling luwes dan paling ringan diucapkan sehari-hari. Karena tidak ada kata yang wajib berawalan Abdu, Bunda bebas menyusun satu kata panggilan dan satu kata doa.
Kanwil Kemenag Jawa Barat menyebut bahwa nama yang paling dicintai Allah adalah nama yang mengandung makna penghambaan yang benar seperti Abdullah dan Abdurrahman, dan bahwa diharamkan menggunakan nama yang bermakna syirik, penghambaan kepada selain Allah, berkonotasi buruk, khusus menjadi nama Allah tanpa imbuhan Abdu, serta yang mencerminkan kesombongan atau perbuatan tercela. BAZNAS juga menempatkan penggunaan nama Allah tanpa Abdu sebagai nama yang dibenci. Aturan inilah yang memisahkan pola satu dan pola dua dari pola tiga.
Kosakata Al-Quran yang Dipakai di Halaman Ini, Lengkap dengan Ayatnya
Tabel berikut hanya memuat kata yang benar-benar dipakai pada 50 rangkaian di bawah, jadi tidak ada kata pajangan. Kolom terakhir adalah kolom yang paling menentukan pada nama dua kata, karena kata yang wajib berawalan Abdu otomatis menghabiskan kedua slot.
| Kata | Tulisan Arab | Arti | Letak ayat | Berdiri sendiri? |
|---|---|---|---|---|
| Razzaq | الرَّزَّاق | Maha Pemberi rezeki | QS Az-Zariyat 51:58 | Tidak, pakai Abdu |
| Ghani | الْغَنِيّ | Maha Kaya | QS Fatir 35:15 | Tidak, pakai Abdu |
| Karim | الْكَرِيم | Maha Pemurah | QS Al-Infitar 82:6 | Tidak, pakai Abdu |
| Wahhab | الْوَهَّاب | Maha Pemberi karunia | QS Sad 38:9 | Tidak, pakai Abdu |
| Fattah | الْفَتَّاح | Maha Pemberi keputusan | QS Saba 34:26 | Tidak, pakai Abdu |
| Latif | لَطِيف | Maha Lembut kepada hamba-Nya | QS Asy-Syura 42:19 | Tidak, pakai Abdu |
| Wasi | وَاسِع | Maha Luas karunia-Nya | QS Al-Baqarah 2:268 | Tidak, pakai Abdu |
| Salam | السَّلَام | Maha Sejahtera | QS Al-Hasyr 59:23 | Tidak, pakai Abdu |
| Wadud | الْوَدُود | Maha Mengasihi | QS Al-Buruj 85:14 | Tidak, pakai Abdu |
| Barr | الْبَرّ | Yang melimpahkan kebaikan | QS At-Tur 52:28 | Tidak, pakai Abdu |
| Aziz | الْعَزِيز | Maha Perkasa | QS Sad 38:9 | Tidak, pakai Abdu |
| Hakim | الْحَكِيم | Maha Bijaksana | QS Saba 34:1 | Tidak, pakai Abdu |
| Mujib | مُجِيب | Maha Memperkenankan doa | QS Hud 11:61 | Tidak, pakai Abdu |
| Rizqi | رِزْق | Rezeki, pemberian | QS Ar-Ra'd 13:26 | Ya |
| Mubarak | مُبَارَك | Yang diberkahi | QS Al-Anbiya 21:50 | Ya |
| Barakat | بَرَكَات | Keberkahan, bentuk jamak | QS Al-A'raf 7:96 | Ya |
| Fadhl | فَضْل | Karunia, keutamaan | QS Al-Baqarah 2:268 | Ya |
| Kautsar | الْكَوْثَر | Nikmat yang berlimpah | QS Al-Kausar 108:1 | Ya |
| Atha | عَطَاء | Pemberian | QS An-Naba 78:36 | Ya |
| Ihsan | الْإِحْسَان | Berbuat kebajikan | QS An-Nahl 16:90 | Ya |
| Ridwan | رِضْوَان | Keridaan Allah | QS At-Taubah 9:72 | Ya |
| Zaki | زَكِيًّا | Yang suci | QS Maryam 19:19 | Ya |
| Amin | أَمِين | Yang terpercaya | QS Yusuf 12:54 | Ya |
| Faiz | الْفَائِزُون | Yang beruntung | QS Al-Mu'minun 23:111 | Ya |
| Munir | مُنِير | Yang bercahaya | QS Luqman 31:20 | Ya |
| Nur | نُور | Cahaya | QS An-Nur 24:35 | Ya |
| Said | سَعِيد | Yang berbahagia | QS Hud 11:105 | Ya |
| Hanif | حَنِيفًا | Yang lurus dan berserah diri | QS Ali Imran 3:67 | Ya |
| Azzam | الْعَزْم | Keteguhan hati | QS Al-Ahqaf 46:35 | Ya |
| Rasyad | الرَّشَاد | Jalan yang benar | QS Gafir 40:38 | Ya |
| Hafizh | حَفِيظ | Yang pandai menjaga | QS Yusuf 12:55 | Ya |
| Mahmud | مَحْمُودًا | Yang terpuji | QS Al-Isra 17:79 | Ya |
Dua catatan tentang isi tabel. Sebagian kata muncul dalam bentuk tasrif yang sedikit berbeda dari ejaan namanya, misalnya Zaki yang di QS Maryam ayat 19 berbentuk zakiyya dan Hanif yang di QS Ali Imran ayat 67 berbentuk hanifa. Perbedaan bentuk seperti ini lazim dalam bahasa Arab dan tidak mengubah akar katanya. Lalu, Rizqi adalah ejaan Indonesia untuk kata rizq. Kata dasarnya sah, tetapi ejaan latinnya bermacam-macam, jadi pilih satu lalu pakai secara konsisten seumur hidup anak.
Aturan Memasangkan Dua Kata: Irama, Panjang, dan Makna yang Tidak Bertabrakan
Di sinilah nama dua kata benar-benar berbeda dari nama tiga kata. Pada tiga kata, satu kata yang keliru masih tertutupi. Pada dua kata, satu kata yang keliru merusak separuh nama.
Bagi peran kedua katanya sejak awal. Satu kata menjadi nama panggilan, satu kata lagi membawa doanya. Kata panggilan adalah yang akan diucapkan guru, teman, dan petugas administrasi ribuan kali, jadi pilih yang paling mudah dilafalkan dan dieja. Kata doa boleh sedikit lebih panjang karena lebih jarang diucapkan sendirian.
Jangan pasangkan dua kata yang sama-sama panjang. Bandingkan Abdurrazzaq Mubarak dengan Abdurrazzaq Zaki. Yang kedua jauh lebih ringan diucapkan tiap hari, dan bedanya terasa justru karena hanya ada dua kata sehingga tidak ada kata pendek yang menyeimbangkan.
Hindari dua kata yang seakar atau bermakna sama. Ini kesalahan paling sering dan paling mahal pada nama dua kata. Tabel berikut memuat pasangan yang sering terlihat indah tetapi sebenarnya mengulang dirinya sendiri.
| Pasangan yang bertabrakan | Kenapa bertabrakan | Alternatif yang lebih baik |
|---|---|---|
| Mubarak Barakat | Seakar dari b-r-k, dua-duanya berarti berkah | Zaki Mubarak atau Munir Barakat |
| Munir Nur | Seakar dari n-w-r, bercahaya dan cahaya | Nur Azzam atau Munir Zaki |
| Faiz Muflih | Dua-duanya berarti yang beruntung | Faiz Munir |
| Mahmud Hamid | Seakar dari h-m-d, dua-duanya terpuji | Amin Mahmud |
| Said Faiz | Berbahagia dan beruntung, maknanya terlalu berdekatan | Said Mahmud |
| Abdul Karim Abdul Ghani | Dua nama Allah yang keduanya wajib berawalan Abdu, tidak muat dalam dua kata | Pilih salah satu |
Perhatikan huruf pertama kata kedua. Bila kata pertama berakhir dengan bunyi yang sama dengan awal kata kedua, pengucapannya jadi tersendat. Ucapkan calon nama itu keras-keras beberapa kali sebelum memutuskan, bukan hanya membacanya di layar.
50 Rangkaian Nama Bayi Laki-Laki Pembawa Rezeki dalam Al-Quran 2 Kata
Seluruh kata di bawah berasal dari tabel kosakata di atas, jadi tidak ada satu pun kata yang tidak bisa ditelusuri ke ayatnya.
Penghambaan kepada Allah, sudah berbentuk dua kata
| Rangkaian | Arti gabungan | Huruf |
|---|---|---|
| Abdul Ghani | Hamba Yang Maha Kaya | 11 |
| Abdul Karim | Hamba Yang Maha Pemurah | 11 |
| Abdul Wahhab | Hamba Yang Maha Pemberi karunia | 12 |
| Abdul Fattah | Hamba Yang Maha Pemberi keputusan | 12 |
| Abdul Latif | Hamba Yang Maha Lembut kepada hamba-Nya | 11 |
| Abdul Wasi | Hamba Yang Maha Luas karunia-Nya | 10 |
| Abdus Salam | Hamba Yang Maha Sejahtera | 11 |
| Abdul Wadud | Hamba Yang Maha Mengasihi | 11 |
| Abdul Barr | Hamba Yang melimpahkan kebaikan | 10 |
| Abdul Mujib | Hamba Yang Maha Memperkenankan doa | 11 |
| Abdul Hakim | Hamba Yang Maha Bijaksana | 11 |
| Abdul Aziz | Hamba Yang Maha Perkasa | 10 |
Abdurrazzaq ditulis menyatu, lalu diberi satu kata pendamping
| Rangkaian | Arti gabungan | Huruf |
|---|---|---|
| Abdurrazzaq Zaki | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang suci | 16 |
| Abdurrazzaq Amin | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang terpercaya | 16 |
| Abdurrazzaq Faiz | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang beruntung | 16 |
| Abdurrazzaq Munir | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang bercahaya | 17 |
| Abdurrazzaq Hanif | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang lurus | 17 |
| Abdurrazzaq Said | Hamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang berbahagia | 16 |
Keberkahan sebagai kata belakang
| Rangkaian | Arti gabungan | Huruf |
|---|---|---|
| Zaki Mubarak | Yang suci lagi diberkahi | 12 |
| Amin Mubarak | Yang terpercaya lagi diberkahi | 12 |
| Faiz Mubarak | Yang beruntung lagi diberkahi | 12 |
| Hanif Mubarak | Yang lurus lagi diberkahi | 13 |
| Azzam Mubarak | Keteguhan hati yang diberkahi | 13 |
| Said Barakat | Kebahagiaan dan keberkahan | 12 |
| Munir Barakat | Cahaya dan keberkahan | 13 |
| Hafizh Barakat | Yang pandai menjaga keberkahan | 14 |
| Rasyad Mubarak | Jalan benar yang diberkahi | 14 |
| Mahmud Barakat | Yang terpuji dan berkah | 14 |
Karunia, pemberian, dan kelapangan
| Rangkaian | Arti gabungan | Huruf |
|---|---|---|
| Fadhl Amin | Karunia yang terpercaya | 10 |
| Fadhl Munir | Karunia yang bercahaya | 11 |
| Atha Zaki | Pemberian yang suci | 9 |
| Atha Hanif | Pemberian bagi yang lurus | 10 |
| Kautsar Amin | Nikmat berlimpah lagi terpercaya | 12 |
| Kautsar Zaki | Nikmat berlimpah lagi suci | 12 |
| Ihsan Amin | Kebajikan yang terpercaya | 10 |
| Ihsan Faiz | Kebajikan yang beruntung | 10 |
| Ridwan Zaki | Keridaan Allah dan kesucian | 11 |
| Ridwan Faiz | Keridaan Allah dan keberuntungan | 11 |
Cahaya, keteguhan, dan kebahagiaan
| Rangkaian | Arti gabungan | Huruf |
|---|---|---|
| Nur Azzam | Cahaya keteguhan hati | 9 |
| Nur Rasyad | Cahaya jalan yang benar | 10 |
| Munir Zaki | Yang bercahaya lagi suci | 10 |
| Zaki Rasyad | Yang suci di jalan yang benar | 11 |
| Azzam Hafizh | Keteguhan yang pandai menjaga | 12 |
| Hanif Said | Yang lurus lagi berbahagia | 10 |
| Amin Mahmud | Yang terpercaya lagi terpuji | 11 |
| Faiz Munir | Yang beruntung lagi bercahaya | 10 |
| Said Mahmud | Yang berbahagia lagi terpuji | 11 |
| Zaki Mahmud | Yang suci lagi terpuji | 11 |
| Hanif Rasyad | Yang lurus di jalan yang benar | 12 |
| Amin Hafizh | Yang terpercaya lagi pandai menjaga | 11 |
Kata yang Ada di Al-Quran Tapi Ayatnya Bicara Hal Lain
Bagian ini adalah alasan mengapa setiap kata di halaman ini tidak hanya dicocokkan hurufnya, tetapi juga dibaca terjemahan ayatnya. Mencocokkan huruf saja bisa menipu, karena sebuah kata bisa benar-benar hadir dalam Al-Quran namun berada di ayat yang membicarakan hal yang sama sekali berbeda.
Basith. Nama ini sering diartikan Yang melapangkan rezeki dan dimasukkan ke daftar nama bertema rezeki. Kata basith memang muncul di dalam Al-Quran, tetapi bukan dalam makna itu. Pada QS Al-Kahf ayat 18 kata itu menggambarkan anjing para pemuda gua yang mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Kata dari akar yang sama juga muncul pada QS Al-Ma'idah ayat 28 dan QS Ar-Ra'd ayat 14 dalam makna mengulurkan atau membuka telapak tangan. Jadi bila seseorang menyebut Basith berasal dari Al-Quran dengan arti Yang melapangkan rezeki, klaimnya perlu diperiksa ulang.
Hasib. Kata hasiba muncul empat kali, antara lain pada QS An-Nisa ayat 6 yang membicarakan penyerahan harta anak yatim, dengan makna Pengawas atau Yang membuat perhitungan. Kata ini sah berasal dari Al-Quran, hanya saja maknanya bukan pemberian rezeki melainkan pengawasan dan perhitungan.
Falah. Kata ini sangat sering dipakai dengan makna keberuntungan. Bentuk kata benda falah tidak muncul dalam teks Al-Quran. Yang muncul adalah bentuk lain dari akar yang sama, seperti aflaha dan muflihun, dan bentuk muflihun itulah yang dipakai di halaman ini lewat kata Faiz sebagai padanan yang aman.
Al-Mughni, An-Nafi, dan Al-Jawad. Ketiganya sering disebut sebagai nama Allah yang berkaitan dengan kecukupan, manfaat, dan kedermawanan, lalu dipakai dalam rangkaian Abdul Mughni dan sejenisnya. Ketiga lafaz itu tidak muncul dalam teks Al-Quran. Nama-nama itu dikenal dari daftar Asmaul Husna yang bersandar pada riwayat hadis, jadi tetap baik dan boleh dipakai, tetapi keliru bila disebut berasal dari Al-Quran.
Sebelum ke Disdukcapil: Ejaan, Spasi, dan Hal yang Sering Terlewat
Nama dua kata punya beberapa jebakan administratif yang tidak dialami nama tiga kata. Empat hal berikut sebaiknya diselesaikan sebelum akta dicetak.
Pastikan spasinya benar-benar ada. Karena dua kata adalah batas minimum, penulisan Abdulkarim tanpa spasi akan terhitung satu kata dan berpotensi ditolak. Periksa formulir pengajuan huruf demi huruf.
Jangan pakai tanda hubung. Bentuk seperti Abdur-Razzaq dan Al-Fattah biasa ditulis dengan tanda hubung dalam tulisan sehari-hari. Karena tanda baca dilarang, tuliskan menyatu menjadi Abdurrazzaq lalu tambahkan pasangannya, atau pisahkan menjadi dua kata seperti Abdul Fattah.
Tetapkan satu ejaan latin, lalu kunci. Rizqi, Rizky, dan Riski berasal dari kata yang sama. Sekali satu ejaan tercatat di akta, semua dokumen berikutnya harus mengikuti ejaan itu persis, termasuk ijazah, paspor, dan rekening bank. Ketidakcocokan satu huruf saja bisa merepotkan bertahun-tahun kemudian.
Putuskan sejak awal soal nama ayah. Menambahkan nama ayah setelah akta terbit berarti mengubah dokumen kependudukan, bukan sekadar menambah panggilan. Bila Bunda menginginkannya, masukkan sejak awal dan terima bahwa namanya menjadi tiga kata.
Soal waktu pemberian nama, BAZNAS menyebut waktu yang disunnahkan adalah saat kelahiran, sampai hari ketiga kelahiran, atau pada hari ketujuh yang biasanya bersamaan dengan akikah. Ketiganya sah, jadi Bunda tidak perlu tergesa-gesa memutuskan pada jam-jam pertama setelah persalinan.
Kalau Bunda ingin membandingkan dengan pendekatan lain, ada nama bayi islami yang fokus pada adab penamaan, 700 nama bayi laki-laki islami yang memuat nama tunggal lintas tema, dan versi dua kata untuk anak perempuan di nama bayi perempuan islami 2 kata. Seluruh pembahasan klaster ini terkumpul di kategori nama bayi.
Terakhir, kembali ke bingkai di awal. Dua kata itu sedikit, dan justru karena sedikit, keduanya akan terdengar sangat sering. Pilih kata yang maknanya bisa Bunda jelaskan kepada anak tanpa membuka catatan, karena nama yang dipahami pemiliknya akan menjadi pengingat seumur hidup, dan itu bukan hal kecil.
Sumber
- Qur'an Kemenag - QS Az-Zariyat (51) ayat 58
- Qur'an Kemenag - QS Ar-Ra'd (13) ayat 26
- Qur'an Kemenag - QS Asy-Syura (42) ayat 19
- Qur'an Kemenag - QS Al-Baqarah (2) ayat 268
- Qur'an Kemenag - QS Al-A'raf (7) ayat 96
- Qur'an Kemenag - QS At-Tur (52) ayat 28
- Qur'an Kemenag - QS At-Taubah (9) ayat 72
- Qur'an Kemenag - QS Al-Kausar (108) ayat 1
- Qur'an Kemenag - QS Maryam (19) ayat 19
- Qur'an Kemenag - QS Al-Ahqaf (46) ayat 35
- Qur'an Kemenag - QS Al-Kahf (18) ayat 18
- Qur'an Kemenag - QS An-Nisa (4) ayat 6
- Kanwil Kemenag Jawa Barat - Jangan Asal Unik: Pertimbangan Syariat dan Regulasi dalam Menamai Buah Hati
- BAZNAS - Hari Anak Nasional: Rekomendasi Memberi Nama Anak dalam Islam
- Peraturan.go.id - Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan
Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi, bukan fatwa. Letak surah dan ayat pada tabel kosakata diperiksa langsung ke teks mushaf, kemudian terjemahan ayatnya dibaca untuk memastikan maknanya sesuai, dan Bunda dapat memeriksanya sendiri melalui tautan Qur'an Kemenag di atas. Arti yang disajikan adalah terjemahan ringkas, bukan tafsir lengkap, dan sebagian kata memiliki lebih dari satu penjelasan makna di kalangan ahli bahasa. Untuk kepastian makna, penulisan Arab yang tepat, serta pertanyaan seputar penggunaan nama Allah dalam nama anak, berkonsultasilah dengan penyuluh agama, guru bahasa Arab, atau ustaz. Untuk syarat pencatatan nama pada dokumen kependudukan, rujuk langsung Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 atau tanyakan kepada petugas Disdukcapil di wilayah Bunda.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah nama dua kata sudah cukup untuk pencatatan di akta kelahiran?
Kenapa Abdurrazzaq tidak bisa dipakai sendirian sebagai nama dua kata?
Kata mana yang tidak boleh dipakai tanpa awalan Abdu?
Apa kesalahan paling sering pada nama dua kata?
Apakah Rayyan, Naufal, atau Al-Mannan berasal dari Al-Quran?
Apakah semua kata dalam daftar ini benar-benar ada di dalam Al-Quran?
Kalau nanti ingin menambahkan nama ayah, apakah nama dua kata bermasalah?
Konten ini bersifat edukasi dan bukan pengganti konsultasi dengan tenaga kesehatan. Untuk keputusan medis, hubungi dokter atau bidan Anda.
Punya pertanyaan seputar nama bayi?
Tanya lewat WhatsApp

