Baru: alat cek usia dan milestone anak sudah bisa dipakai gratis. Coba sekarang

Nama Bayi

Nama Bayi Laki-Laki Pembawa Rezeki dalam Al-Quran 2 Kata, Dua Slot Saja

Oleh Tim Redaksi Asuh Anak· 18 menit baca· Terakhir diperbarui

Bayi laki-laki bertopi kain dan berbaju biru muda tidur telentang di atas kasur
Banyak orang tua memilih rangkaian dua kata dari Al-Quran untuk nama bayi laki-laki sebagai doa agar hidupnya lapang dan berkah. Foto: Officer / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Nama bayi laki laki pembawa rezeki dalam Al-Quran 2 kata punya satu tantangan yang tidak dimiliki rangkaian yang lebih panjang: hanya ada dua slot, dan dua-duanya harus bekerja. Tidak ada kata ketiga untuk menutupi kata yang lemah, tidak ada ruang untuk kata yang cuma enak didengar, dan bila kedua katanya kebetulan bermakna sama, separuh nama anak Bunda terbuang percuma. Halaman ini memuat 50 rangkaian dua kata yang seluruh kata penyusunnya dicek langsung ke ayatnya, dilengkapi aturan memasangkan dua kata yang jarang dibahas di daftar nama pada umumnya.

Ada satu hal yang perlu diluruskan sejak awal. Tidak ada nama yang menjadi sebab datangnya rezeki. Nama bertema rezeki adalah doa dan pengingat, bukan jimat, dan Al-Quran justru menyebut takwa, syukur, serta istighfar sebagai jalan rezeki. Pembahasan lengkap soal itu, beserta tabel kosakata yang jauh lebih luas, ada di nama bayi laki-laki pembawa rezeki dalam Al-Quran 3 kata. Halaman yang sedang Bunda baca ini sengaja tidak mengulanginya, dan memilih fokus pada perkara yang khas dua kata: batas minimum pencatatan, cara memasangkan, dan risiko tabrakan makna.

Dua Kata Adalah Batas Minimum, Bukan Versi Ringkas

Banyak orang tua memilih dua kata karena terasa lebih simpel. Secara administratif, dua kata sebenarnya bukan versi ringkas dari tiga kata, melainkan tepat berada di batas paling bawah yang diizinkan negara.

Kanwil Kemenag Jawa Barat merangkum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan sebagai aturan yang mewajibkan penulisan nama agar mudah dibaca, bermakna baik, tidak bermakna negatif atau multitafsir, berjumlah paling sedikit dua kata dan paling banyak 60 karakter termasuk spasi, serta melarang penggunaan angka, tanda baca, maupun singkatan.

Konsekuensinya ada tiga, dan ketiganya spesifik untuk nama dua kata.

Pertama, tidak ada kata yang bisa dikorbankan. Pada nama tiga kata, satu kata yang ternyata sulit dieja masih bisa dihilangkan dari pemakaian sehari-hari tanpa menyentuh dokumen. Pada nama dua kata, menghilangkan satu kata berarti melanggar syarat minimum, jadi keduanya akan ikut ke ijazah, paspor, dan rekening bank selamanya.

Kedua, nama menyatu terhitung satu kata. Abdurrazzaq yang ditulis menyatu adalah satu kata, bukan dua, sehingga tidak memenuhi syarat bila berdiri sendiri. Ini kekeliruan yang cukup sering terjadi karena secara makna nama itu terasa sudah lengkap.

Ketiga, ruang karakternya justru longgar. Rangkaian terpanjang di halaman ini hanya 17 karakter, sehingga masih tersisa sekitar 43 karakter dari batas 60. Jadi keterbatasan nama dua kata bukan soal panjang, melainkan soal jumlah slot makna.

Contoh hitungan kata nama di akta kelahiran: Abdul Karim dua kata sah, Abdurrazzaq ditulis menyatu terhitung satu kata, Abdulkarim tanpa spasi terhitung satu kata, Abdur-Razzaq memakai tanda hubung yang termasuk tanda baca, Abdurrazzaq Zaki dua kata 16 karakter sah
Lima contoh penulisan dan cara hitungnya. Karena dua kata adalah batas minimum, satu spasi yang hilang atau satu tanda hubung bisa membuat nama tidak memenuhi syarat. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 yang dirangkum Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Ringkasan aturan. Nama dua kata sah dan aman selama: ditulis sebagai dua kata terpisah (bukan disatukan atau disambung tanda hubung), total di bawah 60 karakter termasuk spasi, tanpa angka, tanda baca, atau singkatan, dan kata yang khusus menjadi nama Allah selalu memakai awalan Abdu.

Tiga Cara Membentuk Nama Dua Kata dari Kosakata Al-Quran

Karena hanya ada dua slot, bentuk yang mungkin sebenarnya tidak banyak. Ada tiga pola, dan memilih pola lebih dulu membuat pemilihan kata jauh lebih mudah.

Pola satu: Abdu ditambah nama Allah, ditulis terpisah. Contohnya Abdul Karim atau Abdus Salam. Pola ini sudah memenuhi syarat dua kata tanpa tambahan apa pun. Kelebihannya, maknanya paling kuat dan paling jelas. Kekurangannya, kedua slot habis dipakai untuk satu gagasan, yaitu penghambaan, sehingga tidak ada ruang lagi untuk doa yang lain.

Pola dua: nama penghambaan menyatu ditambah satu kata pendamping. Contohnya Abdurrazzaq Zaki. Pola ini memberi Bunda satu slot bebas sambil mempertahankan penulisan yang paling lazim untuk Abdurrazzaq. Kata pendampingnya sebaiknya pendek, karena kata pertamanya sudah panjang.

Pola tiga: dua kata bukan nama Allah. Contohnya Zaki Mubarak atau Fadhl Amin. Pola ini paling luwes dan paling ringan diucapkan sehari-hari. Karena tidak ada kata yang wajib berawalan Abdu, Bunda bebas menyusun satu kata panggilan dan satu kata doa.

Kanwil Kemenag Jawa Barat menyebut bahwa nama yang paling dicintai Allah adalah nama yang mengandung makna penghambaan yang benar seperti Abdullah dan Abdurrahman, dan bahwa diharamkan menggunakan nama yang bermakna syirik, penghambaan kepada selain Allah, berkonotasi buruk, khusus menjadi nama Allah tanpa imbuhan Abdu, serta yang mencerminkan kesombongan atau perbuatan tercela. BAZNAS juga menempatkan penggunaan nama Allah tanpa Abdu sebagai nama yang dibenci. Aturan inilah yang memisahkan pola satu dan pola dua dari pola tiga.

Tiga pola nama dua kata: pola 1 Abdu ditambah nama Allah ditulis terpisah seperti Abdul Karim dan Abdus Salam, pola 2 nama penghambaan menyatu ditambah satu kata pendamping seperti Abdurrazzaq Zaki, pola 3 dua kata bukan nama Allah seperti Zaki Mubarak dan Fadhl Amin
Tiga pola yang mungkin untuk nama dua kata. Memilih pola lebih dulu membuat pemilihan kata jauh lebih mudah, karena pola satu menghabiskan kedua slot untuk satu gagasan. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan Kanwil Kemenag Jawa Barat dan BAZNAS.

Kosakata Al-Quran yang Dipakai di Halaman Ini, Lengkap dengan Ayatnya

Tabel berikut hanya memuat kata yang benar-benar dipakai pada 50 rangkaian di bawah, jadi tidak ada kata pajangan. Kolom terakhir adalah kolom yang paling menentukan pada nama dua kata, karena kata yang wajib berawalan Abdu otomatis menghabiskan kedua slot.

KataTulisan ArabArtiLetak ayatBerdiri sendiri?
RazzaqالرَّزَّاقMaha Pemberi rezekiQS Az-Zariyat 51:58Tidak, pakai Abdu
GhaniالْغَنِيّMaha KayaQS Fatir 35:15Tidak, pakai Abdu
KarimالْكَرِيمMaha PemurahQS Al-Infitar 82:6Tidak, pakai Abdu
WahhabالْوَهَّابMaha Pemberi karuniaQS Sad 38:9Tidak, pakai Abdu
FattahالْفَتَّاحMaha Pemberi keputusanQS Saba 34:26Tidak, pakai Abdu
LatifلَطِيفMaha Lembut kepada hamba-NyaQS Asy-Syura 42:19Tidak, pakai Abdu
WasiوَاسِعMaha Luas karunia-NyaQS Al-Baqarah 2:268Tidak, pakai Abdu
SalamالسَّلَامMaha SejahteraQS Al-Hasyr 59:23Tidak, pakai Abdu
WadudالْوَدُودMaha MengasihiQS Al-Buruj 85:14Tidak, pakai Abdu
BarrالْبَرّYang melimpahkan kebaikanQS At-Tur 52:28Tidak, pakai Abdu
AzizالْعَزِيزMaha PerkasaQS Sad 38:9Tidak, pakai Abdu
HakimالْحَكِيمMaha BijaksanaQS Saba 34:1Tidak, pakai Abdu
MujibمُجِيبMaha Memperkenankan doaQS Hud 11:61Tidak, pakai Abdu
RizqiرِزْقRezeki, pemberianQS Ar-Ra'd 13:26Ya
MubarakمُبَارَكYang diberkahiQS Al-Anbiya 21:50Ya
BarakatبَرَكَاتKeberkahan, bentuk jamakQS Al-A'raf 7:96Ya
FadhlفَضْلKarunia, keutamaanQS Al-Baqarah 2:268Ya
KautsarالْكَوْثَرNikmat yang berlimpahQS Al-Kausar 108:1Ya
AthaعَطَاءPemberianQS An-Naba 78:36Ya
IhsanالْإِحْسَانBerbuat kebajikanQS An-Nahl 16:90Ya
RidwanرِضْوَانKeridaan AllahQS At-Taubah 9:72Ya
ZakiزَكِيًّاYang suciQS Maryam 19:19Ya
AminأَمِينYang terpercayaQS Yusuf 12:54Ya
FaizالْفَائِزُونYang beruntungQS Al-Mu'minun 23:111Ya
MunirمُنِيرYang bercahayaQS Luqman 31:20Ya
NurنُورCahayaQS An-Nur 24:35Ya
SaidسَعِيدYang berbahagiaQS Hud 11:105Ya
HanifحَنِيفًاYang lurus dan berserah diriQS Ali Imran 3:67Ya
AzzamالْعَزْمKeteguhan hatiQS Al-Ahqaf 46:35Ya
RasyadالرَّشَادJalan yang benarQS Gafir 40:38Ya
HafizhحَفِيظYang pandai menjagaQS Yusuf 12:55Ya
MahmudمَحْمُودًاYang terpujiQS Al-Isra 17:79Ya

Dua catatan tentang isi tabel. Sebagian kata muncul dalam bentuk tasrif yang sedikit berbeda dari ejaan namanya, misalnya Zaki yang di QS Maryam ayat 19 berbentuk zakiyya dan Hanif yang di QS Ali Imran ayat 67 berbentuk hanifa. Perbedaan bentuk seperti ini lazim dalam bahasa Arab dan tidak mengubah akar katanya. Lalu, Rizqi adalah ejaan Indonesia untuk kata rizq. Kata dasarnya sah, tetapi ejaan latinnya bermacam-macam, jadi pilih satu lalu pakai secara konsisten seumur hidup anak.

Aturan Memasangkan Dua Kata: Irama, Panjang, dan Makna yang Tidak Bertabrakan

Di sinilah nama dua kata benar-benar berbeda dari nama tiga kata. Pada tiga kata, satu kata yang keliru masih tertutupi. Pada dua kata, satu kata yang keliru merusak separuh nama.

Bagi peran kedua katanya sejak awal. Satu kata menjadi nama panggilan, satu kata lagi membawa doanya. Kata panggilan adalah yang akan diucapkan guru, teman, dan petugas administrasi ribuan kali, jadi pilih yang paling mudah dilafalkan dan dieja. Kata doa boleh sedikit lebih panjang karena lebih jarang diucapkan sendirian.

Jangan pasangkan dua kata yang sama-sama panjang. Bandingkan Abdurrazzaq Mubarak dengan Abdurrazzaq Zaki. Yang kedua jauh lebih ringan diucapkan tiap hari, dan bedanya terasa justru karena hanya ada dua kata sehingga tidak ada kata pendek yang menyeimbangkan.

Hindari dua kata yang seakar atau bermakna sama. Ini kesalahan paling sering dan paling mahal pada nama dua kata. Tabel berikut memuat pasangan yang sering terlihat indah tetapi sebenarnya mengulang dirinya sendiri.

Pasangan yang bertabrakanKenapa bertabrakanAlternatif yang lebih baik
Mubarak BarakatSeakar dari b-r-k, dua-duanya berarti berkahZaki Mubarak atau Munir Barakat
Munir NurSeakar dari n-w-r, bercahaya dan cahayaNur Azzam atau Munir Zaki
Faiz MuflihDua-duanya berarti yang beruntungFaiz Munir
Mahmud HamidSeakar dari h-m-d, dua-duanya terpujiAmin Mahmud
Said FaizBerbahagia dan beruntung, maknanya terlalu berdekatanSaid Mahmud
Abdul Karim Abdul GhaniDua nama Allah yang keduanya wajib berawalan Abdu, tidak muat dalam dua kataPilih salah satu
Pasangan kata yang mengulang makna dan alternatifnya: Mubarak Barakat seakar b-r-k diganti Zaki Mubarak, Munir Nur seakar n-w-r diganti Nur Azzam, Mahmud Hamid seakar h-m-d diganti Amin Mahmud, Faiz Muflih sama-sama berarti beruntung diganti Faiz Munir
Empat pasangan yang terdengar indah tetapi mengulang dirinya sendiri, beserta alternatif yang membagi peran menjadi satu kata panggilan dan satu kata doa. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan kosakata Al-Quran yang dicek di Qur'an Kemenag.

Perhatikan huruf pertama kata kedua. Bila kata pertama berakhir dengan bunyi yang sama dengan awal kata kedua, pengucapannya jadi tersendat. Ucapkan calon nama itu keras-keras beberapa kali sebelum memutuskan, bukan hanya membacanya di layar.

Catatan Bunda. Angka pada kolom huruf di tabel rangkaian adalah jumlah karakter termasuk spasi, supaya Bunda bisa langsung membandingkannya dengan batas 60 karakter. Kalau nama ayah akan ditambahkan, hitung dulu totalnya sebelum ke Disdukcapil, dan sadari bahwa menambahkannya membuat nama menjadi tiga kata. Untuk menimbang pilihan di luar tema rezeki, telusuri [kamus nama bayi](/nama-bayi).

50 Rangkaian Nama Bayi Laki-Laki Pembawa Rezeki dalam Al-Quran 2 Kata

Seluruh kata di bawah berasal dari tabel kosakata di atas, jadi tidak ada satu pun kata yang tidak bisa ditelusuri ke ayatnya.

Penghambaan kepada Allah, sudah berbentuk dua kata

RangkaianArti gabunganHuruf
Abdul GhaniHamba Yang Maha Kaya11
Abdul KarimHamba Yang Maha Pemurah11
Abdul WahhabHamba Yang Maha Pemberi karunia12
Abdul FattahHamba Yang Maha Pemberi keputusan12
Abdul LatifHamba Yang Maha Lembut kepada hamba-Nya11
Abdul WasiHamba Yang Maha Luas karunia-Nya10
Abdus SalamHamba Yang Maha Sejahtera11
Abdul WadudHamba Yang Maha Mengasihi11
Abdul BarrHamba Yang melimpahkan kebaikan10
Abdul MujibHamba Yang Maha Memperkenankan doa11
Abdul HakimHamba Yang Maha Bijaksana11
Abdul AzizHamba Yang Maha Perkasa10

Abdurrazzaq ditulis menyatu, lalu diberi satu kata pendamping

RangkaianArti gabunganHuruf
Abdurrazzaq ZakiHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang suci16
Abdurrazzaq AminHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang terpercaya16
Abdurrazzaq FaizHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang beruntung16
Abdurrazzaq MunirHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang bercahaya17
Abdurrazzaq HanifHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang lurus17
Abdurrazzaq SaidHamba Yang Maha Pemberi rezeki, yang berbahagia16

Keberkahan sebagai kata belakang

RangkaianArti gabunganHuruf
Zaki MubarakYang suci lagi diberkahi12
Amin MubarakYang terpercaya lagi diberkahi12
Faiz MubarakYang beruntung lagi diberkahi12
Hanif MubarakYang lurus lagi diberkahi13
Azzam MubarakKeteguhan hati yang diberkahi13
Said BarakatKebahagiaan dan keberkahan12
Munir BarakatCahaya dan keberkahan13
Hafizh BarakatYang pandai menjaga keberkahan14
Rasyad MubarakJalan benar yang diberkahi14
Mahmud BarakatYang terpuji dan berkah14

Karunia, pemberian, dan kelapangan

RangkaianArti gabunganHuruf
Fadhl AminKarunia yang terpercaya10
Fadhl MunirKarunia yang bercahaya11
Atha ZakiPemberian yang suci9
Atha HanifPemberian bagi yang lurus10
Kautsar AminNikmat berlimpah lagi terpercaya12
Kautsar ZakiNikmat berlimpah lagi suci12
Ihsan AminKebajikan yang terpercaya10
Ihsan FaizKebajikan yang beruntung10
Ridwan ZakiKeridaan Allah dan kesucian11
Ridwan FaizKeridaan Allah dan keberuntungan11

Cahaya, keteguhan, dan kebahagiaan

RangkaianArti gabunganHuruf
Nur AzzamCahaya keteguhan hati9
Nur RasyadCahaya jalan yang benar10
Munir ZakiYang bercahaya lagi suci10
Zaki RasyadYang suci di jalan yang benar11
Azzam HafizhKeteguhan yang pandai menjaga12
Hanif SaidYang lurus lagi berbahagia10
Amin MahmudYang terpercaya lagi terpuji11
Faiz MunirYang beruntung lagi bercahaya10
Said MahmudYang berbahagia lagi terpuji11
Zaki MahmudYang suci lagi terpuji11
Hanif RasyadYang lurus di jalan yang benar12
Amin HafizhYang terpercaya lagi pandai menjaga11

Kata yang Ada di Al-Quran Tapi Ayatnya Bicara Hal Lain

Bagian ini adalah alasan mengapa setiap kata di halaman ini tidak hanya dicocokkan hurufnya, tetapi juga dibaca terjemahan ayatnya. Mencocokkan huruf saja bisa menipu, karena sebuah kata bisa benar-benar hadir dalam Al-Quran namun berada di ayat yang membicarakan hal yang sama sekali berbeda.

Basith. Nama ini sering diartikan Yang melapangkan rezeki dan dimasukkan ke daftar nama bertema rezeki. Kata basith memang muncul di dalam Al-Quran, tetapi bukan dalam makna itu. Pada QS Al-Kahf ayat 18 kata itu menggambarkan anjing para pemuda gua yang mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Kata dari akar yang sama juga muncul pada QS Al-Ma'idah ayat 28 dan QS Ar-Ra'd ayat 14 dalam makna mengulurkan atau membuka telapak tangan. Jadi bila seseorang menyebut Basith berasal dari Al-Quran dengan arti Yang melapangkan rezeki, klaimnya perlu diperiksa ulang.

Hasib. Kata hasiba muncul empat kali, antara lain pada QS An-Nisa ayat 6 yang membicarakan penyerahan harta anak yatim, dengan makna Pengawas atau Yang membuat perhitungan. Kata ini sah berasal dari Al-Quran, hanya saja maknanya bukan pemberian rezeki melainkan pengawasan dan perhitungan.

Falah. Kata ini sangat sering dipakai dengan makna keberuntungan. Bentuk kata benda falah tidak muncul dalam teks Al-Quran. Yang muncul adalah bentuk lain dari akar yang sama, seperti aflaha dan muflihun, dan bentuk muflihun itulah yang dipakai di halaman ini lewat kata Faiz sebagai padanan yang aman.

Al-Mughni, An-Nafi, dan Al-Jawad. Ketiganya sering disebut sebagai nama Allah yang berkaitan dengan kecukupan, manfaat, dan kedermawanan, lalu dipakai dalam rangkaian Abdul Mughni dan sejenisnya. Ketiga lafaz itu tidak muncul dalam teks Al-Quran. Nama-nama itu dikenal dari daftar Asmaul Husna yang bersandar pada riwayat hadis, jadi tetap baik dan boleh dipakai, tetapi keliru bila disebut berasal dari Al-Quran.

Perhatian. Menyebut sebuah nama berasal dari Al-Quran padahal tidak bukan kesalahan kecil, karena Bunda akan mengulang klaim itu kepada anak, keluarga, dan guru selama bertahun-tahun. Kalau Bunda menemukan nama bagus di luar daftar ini dan penjualnya mengklaim nama itu ada di Al-Quran, minta letak surah dan ayatnya, buka sendiri di Qur'an Kemenag, lalu baca terjemahannya. Langkah terakhir itu yang paling sering dilewatkan, padahal justru di situ kekeliruan biasanya ketahuan.

Sebelum ke Disdukcapil: Ejaan, Spasi, dan Hal yang Sering Terlewat

Nama dua kata punya beberapa jebakan administratif yang tidak dialami nama tiga kata. Empat hal berikut sebaiknya diselesaikan sebelum akta dicetak.

Pastikan spasinya benar-benar ada. Karena dua kata adalah batas minimum, penulisan Abdulkarim tanpa spasi akan terhitung satu kata dan berpotensi ditolak. Periksa formulir pengajuan huruf demi huruf.

Jangan pakai tanda hubung. Bentuk seperti Abdur-Razzaq dan Al-Fattah biasa ditulis dengan tanda hubung dalam tulisan sehari-hari. Karena tanda baca dilarang, tuliskan menyatu menjadi Abdurrazzaq lalu tambahkan pasangannya, atau pisahkan menjadi dua kata seperti Abdul Fattah.

Tetapkan satu ejaan latin, lalu kunci. Rizqi, Rizky, dan Riski berasal dari kata yang sama. Sekali satu ejaan tercatat di akta, semua dokumen berikutnya harus mengikuti ejaan itu persis, termasuk ijazah, paspor, dan rekening bank. Ketidakcocokan satu huruf saja bisa merepotkan bertahun-tahun kemudian.

Putuskan sejak awal soal nama ayah. Menambahkan nama ayah setelah akta terbit berarti mengubah dokumen kependudukan, bukan sekadar menambah panggilan. Bila Bunda menginginkannya, masukkan sejak awal dan terima bahwa namanya menjadi tiga kata.

Soal waktu pemberian nama, BAZNAS menyebut waktu yang disunnahkan adalah saat kelahiran, sampai hari ketiga kelahiran, atau pada hari ketujuh yang biasanya bersamaan dengan akikah. Ketiganya sah, jadi Bunda tidak perlu tergesa-gesa memutuskan pada jam-jam pertama setelah persalinan.

Kalau Bunda ingin membandingkan dengan pendekatan lain, ada nama bayi islami yang fokus pada adab penamaan, 700 nama bayi laki-laki islami yang memuat nama tunggal lintas tema, dan versi dua kata untuk anak perempuan di nama bayi perempuan islami 2 kata. Seluruh pembahasan klaster ini terkumpul di kategori nama bayi.

Terakhir, kembali ke bingkai di awal. Dua kata itu sedikit, dan justru karena sedikit, keduanya akan terdengar sangat sering. Pilih kata yang maknanya bisa Bunda jelaskan kepada anak tanpa membuka catatan, karena nama yang dipahami pemiliknya akan menjadi pengingat seumur hidup, dan itu bukan hal kecil.

Sumber

Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi, bukan fatwa. Letak surah dan ayat pada tabel kosakata diperiksa langsung ke teks mushaf, kemudian terjemahan ayatnya dibaca untuk memastikan maknanya sesuai, dan Bunda dapat memeriksanya sendiri melalui tautan Qur'an Kemenag di atas. Arti yang disajikan adalah terjemahan ringkas, bukan tafsir lengkap, dan sebagian kata memiliki lebih dari satu penjelasan makna di kalangan ahli bahasa. Untuk kepastian makna, penulisan Arab yang tepat, serta pertanyaan seputar penggunaan nama Allah dalam nama anak, berkonsultasilah dengan penyuluh agama, guru bahasa Arab, atau ustaz. Untuk syarat pencatatan nama pada dokumen kependudukan, rujuk langsung Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 atau tanyakan kepada petugas Disdukcapil di wilayah Bunda.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah nama dua kata sudah cukup untuk pencatatan di akta kelahiran?
Cukup, karena dua kata adalah jumlah minimum yang disyaratkan. Kanwil Kemenag Jawa Barat merangkum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 sebagai aturan yang mewajibkan nama berjumlah paling sedikit dua kata dan paling banyak 60 karakter termasuk spasi, mudah dibaca, tidak bermakna negatif, serta tanpa angka, tanda baca, maupun singkatan. Nama dua kata berada tepat di batas bawah, jadi tidak ada kata yang boleh dihilangkan setelah tercatat.
Kenapa Abdurrazzaq tidak bisa dipakai sendirian sebagai nama dua kata?
Karena bila ditulis menyatu, Abdurrazzaq terhitung satu kata, sedangkan syarat minimalnya dua kata. Ada dua jalan keluar yang sama-sama sah. Pertama, tulis terpisah dalam bentuk yang lazim seperti Abdul Karim, sehingga sudah menjadi dua kata. Kedua, pertahankan penulisan menyatu lalu tambahkan satu kata pendamping, misalnya Abdurrazzaq Zaki. Yang tidak bisa adalah menuliskannya dengan tanda hubung menjadi Abdur-Razzaq, karena tanda baca dilarang.
Kata mana yang tidak boleh dipakai tanpa awalan Abdu?
Kata yang khusus menjadi nama Allah. Kanwil Kemenag Jawa Barat menyebut penggunaan nama yang khusus menjadi nama Allah tanpa imbuhan Abdu termasuk yang diharamkan, bersama nama bermakna syirik dan nama berkonotasi buruk. Dalam daftar di halaman ini, kelompok itu mencakup Razzaq, Ghani, Karim, Wahhab, Fattah, Latif, Wasi, Salam, Wadud, Barr, Aziz, Hakim, Qawiy, dan Mujib. Semuanya dipakai dalam bentuk Abdul atau Abdus.
Apa kesalahan paling sering pada nama dua kata?
Memasangkan dua kata yang maknanya sama atau berasal dari akar yang sama, misalnya Mubarak dengan Barakat, atau Munir dengan Nur. Pada nama tiga kata kesalahan seperti ini masih tertutupi oleh kata ketiga. Pada nama dua kata, separuh nama menjadi terbuang karena hanya mengulang separuh yang lain. Idealnya satu kata menjadi nama panggilan dan satu kata lagi membawa doanya.
Apakah Rayyan, Naufal, atau Al-Mannan berasal dari Al-Quran?
Tidak. Ketiganya tidak muncul sebagai lafaz dalam teks Al-Quran, begitu pula Al-Mughni, An-Nafi, dan Al-Jawad yang sering disebut dalam daftar nama bertema rezeki. Nama-nama itu tetap baik dan boleh dipakai, hanya saja keliru bila diklaim berasal dari Al-Quran. Bila Bunda menginginkan kepastian, mintalah letak surah dan ayatnya lalu periksa sendiri di Qur'an Kemenag.
Apakah semua kata dalam daftar ini benar-benar ada di dalam Al-Quran?
Ya, dan pengecekannya dilakukan sampai ke terjemahan ayatnya, bukan hanya mencocokkan huruf. Langkah kedua ini penting karena sebuah kata bisa benar-benar ada di dalam Al-Quran namun ayatnya membicarakan hal yang sama sekali berbeda. Contohnya dibahas pada bagian tentang kata yang ayatnya bicara hal lain.
Kalau nanti ingin menambahkan nama ayah, apakah nama dua kata bermasalah?
Tidak bermasalah dari sisi jumlah karakter, karena rangkaian terpanjang di halaman ini hanya 17 karakter sehingga masih tersisa banyak ruang dari batas 60 karakter. Yang perlu diingat adalah menambah kata setelah akta terbit berarti mengubah dokumen kependudukan, bukan sekadar menambah panggilan. Jadi putuskan sejak awal apakah nama ayah ikut dicantumkan.

Konten ini bersifat edukasi dan bukan pengganti konsultasi dengan tenaga kesehatan. Untuk keputusan medis, hubungi dokter atau bidan Anda.

Punya pertanyaan seputar nama bayi?

Tanya lewat WhatsApp