Baru: alat cek usia dan milestone anak sudah bisa dipakai gratis. Coba sekarang

Nama Bayi

Rangkaian Nama Bayi Perempuan Islami yang Cantik 2 Kata dan Artinya

Oleh Tim Redaksi Asuh Anak· 18 menit baca· Terakhir diperbarui

Tangan mungil bayi menggenggam jari orang dewasa
Nama yang dipilih orang tua akan menyertai anak sejak hari-hari pertamanya, jadi arti dan lafaznya layak ditimbang matang. Foto: Wayne Evans / Wikimedia Commons, CC0

Rangkaian nama bayi perempuan islami yang cantik 2 kata di halaman ini disusun sebagai pasangan utuh, bukan sebagai daftar nama tunggal yang harus Bunda gabungkan sendiri. Ada 108 rangkaian, dikelompokkan menurut doa yang dibawanya, dan setiap rangkaian diberi satu kalimat arti gabungan supaya Bunda langsung tahu bunyi doanya ketika dua kata itu dibaca bersama. Di bagian tengah ada hal yang jarang tersedia di daftar nama pada umumnya: daftar kata yang lafaznya benar-benar dicocokkan ke teks mushaf, dan daftar nama cantik yang selama ini banyak dikira berasal dari Al-Quran padahal tidak.

Cara memakainya sederhana. Baca dulu dua ukuran cantik di bagian pertama supaya Bunda punya alat saring, lompat ke tema doa yang paling dekat dengan harapan Bunda, tandai lima sampai sepuluh rangkaian, lalu jalankan tiga pertanyaan terakhir sebelum nama dibawa ke Disdukcapil. Bila Bunda ingin mencari berdasarkan huruf awal, urutan abjad lengkapnya ada di nama bayi perempuan islami 2 kata awalan A sampai Z.

Dua Ukuran Cantik yang Sebaiknya Dinilai Terpisah

Kebanyakan orang tua menilai sebuah rangkaian dengan satu pertanyaan saja, yaitu enak atau tidak didengar. Padahal ada dua ukuran yang bekerja sendiri-sendiri, dan rangkaian yang hanya lolos satu ukuran biasanya baru terasa janggal setelah nama itu dipakai bertahun-tahun.

Dua ukuran cantik untuk rangkaian nama dua kata: cantik di telinga (panjang suku kata bervariasi, sambungan bunyi tidak bertabrakan, ejaan tidak bercabang) dan cantik di makna (nama adalah doa, kata kedua menambah sesuatu, lolos uji satu kalimat)
Dua ukuran yang sebaiknya dinilai terpisah. Rangkaian yang hanya merdu di telinga tetapi maknanya mengulang, atau sebaliknya, biasanya baru terasa janggal setelah dipakai sehari-hari. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan Kanwil Kemenag Jawa Barat dan BAZNAS.

Cantik di telinga

Yang membuat sebuah rangkaian terasa mengalir bukan panjang katanya, melainkan variasinya. Tiga hal berikut yang paling menentukan.

Panjang suku kata sebaiknya tidak seragam. Dua kata yang sama-sama empat suku kata terasa berat diucapkan setiap hari. Kombinasi dua suku kata dengan tiga atau empat suku kata hampir selalu terdengar lebih ringan, misalnya Hasna Muthmainnah terasa lebih mengalir daripada Muthmainnah Nadhirah.

Bunyi sambungan tidak bertabrakan. Bila kata pertama berakhir dengan bunyi yang sama dengan awal kata kedua, keduanya akan menyatu saat diucapkan cepat. Nadhirah Rahimah cenderung terdengar seperti satu kata panjang, sedangkan Nadhirah Bahijah tetap terdengar sebagai dua bagian.

Ejaan tidak punya banyak versi. Bunyi ts, dh, kh, sh, dan tsy adalah tempat ejaan paling sering bercabang. Ini bukan larangan, hanya konsekuensi yang perlu Bunda sadari, karena anak akan mengeja namanya lewat telepon ratusan kali seumur hidup.

Cantik di makna

Ini bagian yang lebih sering terlewat. Kanwil Kemenag Jawa Barat menulis bahwa dalam pandangan Islam nama adalah doa dan identitas yang mencerminkan harapan serta arah kehidupan anak, dan bahwa keunikan tidak boleh mengalahkan nilai kebaikan makna. BAZNAS menyebut hal senada, bahwa nama adalah wujud doa yang disematkan sepanjang hayat sehingga harus mengandung makna kebaikan.

Konsekuensinya praktis: dua kata yang masing-masing bagus belum tentu membentuk doa yang bagus. Rangkaian terasa hidup bila kata kedua menambahkan sesuatu pada kata pertama, misalnya kata pertama menyebut sifat lalu kata kedua menyebut sumber, arah, atau buah dari sifat itu. Sebaliknya, dua kata yang artinya sama hanya akan mengulang diri sendiri.

Catatan Bunda: uji satu kalimat. Sebelum memutuskan, terjemahkan rangkaian pilihan Bunda menjadi satu kalimat utuh, bukan dua arti terpisah.
  • Kalau kalimatnya masuk akal dan terasa seperti doa, rangkaiannya kuat.
  • Kalau kalimatnya terasa mengulang, kata keduanya belum menambah apa pun.
  • Kalau kalimatnya janggal atau bertabrakan, pasangannya perlu diganti.
Contoh yang lolos: Sakinah Mardhiyah dibaca sebagai ketenangan yang diridhai. Contoh yang mengulang: Jamilah Hasna, karena keduanya sama-sama bermakna cantik dan baik.

108 Rangkaian Nama Bayi Perempuan Islami yang Cantik 2 Kata Menurut Doanya

Setiap baris di bawah ditulis sebagai satu kalimat doa, bukan dua arti yang berdiri sendiri. Kata-katanya bersifat modular, jadi Bunda boleh menukar pasangannya, asalkan uji satu kalimat di atas tetap dijalankan setelah penukaran.

Doa wajah berseri dan hati yang tenang

  • Nadhirah Sakinah - wajah yang berseri karena hatinya tenang.
  • Radhiyah Muthmainnah - jiwa yang tenang dan ridha pada ketetapan Allah.
  • Sakinah Mardhiyah - ketenangan yang diridhai.
  • Nadhirah Bahijah - berseri wajahnya, indah dipandang.
  • Muthmainnah Zakiyah - jiwa yang tenang lagi suci.
  • Hasna Muthmainnah - kebaikan yang lahir dari hati yang tenang.
  • Radhiyah Salimah - hati yang ridha dan selamat dari dengki.
  • Nadhirah Aliyah - wajah berseri dengan kedudukan yang luhur.
  • Sakinah Rahimah - ketenangan yang penuh kasih.
  • Bahijah Amanah - keindahan yang bisa dipercaya.
  • Muthmainnah Hanifah - jiwa tenang yang lurus imannya.
  • Nadhirah Thayyibah - wajah berseri dengan tutur kata yang baik.
  • Radhiyah Kamilah - ridha yang membuat hidupnya terasa genap.
  • Sakinah Nuha - ketenangan yang bersumber dari akal sehat.
  • Muthmainnah Sabirah - jiwa tenang karena terbiasa bersabar.
  • Nadhirah Husna - wajah berseri dengan sebaik-baik perangai.
  • Bahijah Aminah - keindahan yang menenteramkan sekitarnya.
  • Radhiyah Mahabbah - keridhaan yang tumbuh dari kasih sayang.

Doa cahaya, keindahan, dan taman surga

  • Nur Salsabila - cahaya yang menyegarkan seperti mata air Salsabila.
  • Dhiya Kautsar - sinar yang membawa kebaikan berlimpah.
  • Salsabila Nadhirah - kesegaran mata air yang membuat wajah berseri.
  • Tasnim Aliyah - kemuliaan mata air surga yang tinggi kedudukannya.
  • Nur Firdausi - cahaya yang mengantarkan ke taman Firdaus.
  • Warda Bahijah - mawar yang indah dipandang.
  • Marjan Zakiyah - permata yang suci.
  • Lulu Sakinah - mutiara yang menenangkan.
  • Sundus Kamilah - sutra halus yang sempurna.
  • Raihana Thayyibah - tumbuhan harum yang membawa kebaikan.
  • Kaukab Munirah - bintang yang bercahaya terang.
  • Dhiya Husna - sinar dari perangai yang terbaik.
  • Nur Hidayah - cahaya petunjuk.
  • Kautsar Naimah - limpahan nikmat yang tak putus.
  • Salsabila Rahmah - kesegaran yang menjadi rahmat bagi sekitarnya.
  • Yaqut Aliyah - permata yaqut yang tinggi nilainya.
  • Tasnim Zahirah - kemurnian yang memancar.
  • Nur Adni - cahaya dari taman Adn yang kekal.

Doa kesucian, ketaatan, dan akhlak

  • Zakiyah Qanitah - kesucian yang lahir dari ketaatan.
  • Shiddiqah Aminah - perempuan yang jujur dan dipercaya.
  • Hanifah Thayyibah - kelurusan iman yang membuahkan kebaikan.
  • Azka Salimah - kesucian yang menyelamatkan.
  • Qanitah Hafizhah - ketaatan yang disertai kemampuan menjaga diri.
  • Zakiyah Wafiyah - kesucian yang disertai kesetiaan.
  • Shiddiqah Sabirah - kejujuran yang ditopang kesabaran.
  • Muslimah Hanifah - kepasrahan yang lurus.
  • Afifah Zakiyah - kehormatan diri yang terjaga dan suci.
  • Qanitah Rahimah - ketaatan yang lembut kasihnya.
  • Hafizhah Amanah - penjaga yang memegang amanah.
  • Azka Mardhiyah - kesucian yang diridhai.
  • Thayyibah Karimah - kebaikan yang disertai kemurahan hati.
  • Shalihah Muthmainnah - kesalehan yang membawa ketenangan.
  • Zakiyah Nuha - kesucian yang dijaga oleh akal sehat.
  • Qanitah Barakah - ketaatan yang mendatangkan keberkahan.
  • Afifah Salimah - kehormatan diri yang selamat terjaga.
  • Shiddiqah Rasyidah - kejujuran yang lurus arahnya.

Doa ilmu, hikmah, dan keteguhan hati

  • Nuha Hikmah - akal yang matang oleh hikmah.
  • Alimah Rasyidah - berilmu dan lurus jalannya.
  • Hikmah Sakinah - kebijaksanaan yang menenangkan.
  • Nuha Tsabitah - akal yang teguh pendiriannya.
  • Rasyidah Aliyah - kelurusan yang mengangkat derajat.
  • Alimah Sabirah - berilmu dan tahan menghadapi ujian.
  • Hikmah Kamilah - kebijaksanaan yang utuh.
  • Nuha Amanah - kecerdasan yang bisa dipercaya.
  • Fauziah Rasyidah - keberuntungan karena lurus jalannya.
  • Tsabitah Muthmainnah - keteguhan yang lahir dari hati yang tenang.
  • Alimah Thayyibah - ilmu yang membuahkan kebaikan.
  • Nuha Hanifah - akal sehat yang lurus imannya.
  • Hikmah Nuriyah - kebijaksanaan yang menerangi.
  • Rasyidah Sakinah - kelurusan yang mendatangkan ketenangan.
  • Alimah Zakiyah - ilmu yang menyucikan pemiliknya.
  • Tsabitah Karimah - keteguhan yang tetap murah hati.
  • Nuha Mardhiyah - kecerdasan yang diridhai.
  • Hikmah Ulya - kebijaksanaan yang paling tinggi nilainya.

Doa rezeki, kemudahan, dan kabar gembira

  • Bushra Yusra - kabar gembira yang membawa kemudahan.
  • Maisarah Rahmah - kelapangan yang menjadi rahmat.
  • Yusra Sakinah - kemudahan yang menenangkan.
  • Barakah Naimah - keberkahan yang berbuah kenikmatan.
  • Bushra Aminah - kabar gembira yang menenteramkan.
  • Maisarah Kamilah - kelapangan yang terasa genap.
  • Ghina Qanitah - kecukupan yang tetap disertai ketaatan.
  • Yusra Thayyibah - kemudahan yang membawa kebaikan.
  • Barakah Zakiyah - keberkahan yang suci sumbernya.
  • Rizqiyah Sakinah - rezeki yang mendatangkan ketenangan.
  • Bushra Mahabbah - kabar gembira yang lahir dari kasih sayang.
  • Naimah Muthmainnah - kenikmatan yang menenangkan jiwa.
  • Maisarah Husna - kelapangan dengan cara yang terbaik.
  • Yusra Hanifah - kemudahan bagi yang lurus imannya.
  • Ghina Amanah - kecukupan yang dijaga dengan amanah.
  • Barakah Rahimah - keberkahan yang penuh kasih.
  • Bushra Aliyah - kabar gembira yang mengangkat derajat.
  • Naimah Salimah - kenikmatan yang selamat dari mudarat.

Doa meneladani perempuan mulia

  • Maryam Shiddiqah - Maryam yang sangat benar dan jujur.
  • Maryam Zakiyah - Maryam yang suci.
  • Khadijah Aminah - Khadijah yang dipercaya.
  • Aisyah Nuha - Aisyah yang cerdas akalnya.
  • Fatimah Sakinah - Fatimah yang menenangkan.
  • Zainab Hanifah - Zainab yang lurus imannya.
  • Hafshah Qanitah - Hafshah yang taat.
  • Khansa Sabirah - Khansa yang tabah.
  • Asiyah Tsabitah - Asiyah yang teguh pendiriannya.
  • Maryam Rahimah - Maryam yang penuh kasih.
  • Khadijah Karimah - Khadijah yang murah hati.
  • Aisyah Alimah - Aisyah yang berilmu.
  • Ruqayyah Thayyibah - Ruqayyah yang baik perangainya.
  • Sumayyah Sabirah - Sumayyah yang sabar dalam ujian.
  • Fatimah Zahirah - Fatimah yang bercahaya.
  • Asiyah Hafizhah - Asiyah yang menjaga imannya.
  • Zainab Mardhiyah - Zainab yang diridhai.
  • Maryam Husna - Maryam dengan sebaik-baik perangai.

Untuk menelusuri arti satu per satu di luar rangkaian di atas, tersedia kamus nama bayi yang memuat ribuan nama. Kalau Bunda sedang menyiapkan nama untuk anak laki-laki juga, daftar per temanya ada di 700 nama bayi laki-laki islami.

Kata yang Lafaznya Terbukti Ada di Dalam Al-Quran

Daftar nama bayi yang beredar sering menuliskan "berasal dari Al-Quran" tanpa menyebut surah dan ayatnya. Padahal klaim itu mudah dicek, dan hasilnya kerap berbeda dari dugaan.

Cara mengeceknya perlu satu kehati-hatian khusus. Bahasa Arab berbasis akar kata, sehingga mencari potongan huruf hampir selalu menemukan sesuatu dan menghasilkan kesimpulan yang keliru. Yang benar adalah mencocokkan lafaznya sebagai satu kata utuh pada teks mushaf, lalu membaca terjemahan ayatnya untuk memastikan maknanya memang yang dimaksud. Kata-kata di bawah ini sudah melewati kedua langkah itu.

Tiga langkah memeriksa klaim nama dari Al-Quran: 1 minta surah dan ayatnya, 2 cocokkan lafaznya sebagai kata utuh pada teks mushaf, 3 baca terjemahan ayatnya, dengan contoh kata hajara pada QS Al-Hasyr ayat 9 yang bermakna berhijrah
Tiga langkah memeriksa klaim "nama ini berasal dari Al-Quran". Langkah ketiga paling sering dilewatkan, padahal di situ kekeliruan makna biasanya ketahuan. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan teks mushaf dan terjemahan Qur'an Kemenag.
KataArti pada konteks ayatnyaLetak dalam Al-Quran
Nadhirahwajah yang berseriQS Al-Qiyamah ayat 22
Nadhrahkejernihan wajahQS Al-Insan ayat 11
Radhiyah dan Mardhiyahyang ridha dan yang diridhaiQS Al-Fajr ayat 28
Muthmainnahjiwa yang tenangQS Al-Fajr ayat 27
Khairat dan Hisanbaik budi lagi cantikQS Ar-Rahman ayat 70
Bahjahindah dipandangQS An-Naml ayat 60
Salsabilanama mata air di surgaQS Al-Insan ayat 18
Tasnimnama mata air di surgaQS Al-Mutaffifin ayat 27
Kautsarnikmat yang banyakQS Al-Kausar ayat 1
Sakinahketenangan yang diturunkan AllahQS Al-Fath ayat 4
Shiddiqahperempuan yang sangat benarQS Al-Maidah ayat 75
Maryamnama diriQS Maryam ayat 16
Aliyahtinggi kedudukannyaQS Al-Gasyiyah ayat 10
Thayyibahyang baikQS Ibrahim ayat 24
Kamilahsempurna atau genapQS Al-Baqarah ayat 196
Hanifahlurus dalam beragamaQS Ali Imran ayat 67
Sabirahyang sabarQS Al-Anfal ayat 66
Mahabbahkasih sayangQS Taha ayat 39
Bushrakabar gembiraQS Al-Baqarah ayat 97
YusrakemudahanQS Al-Lail ayat 7
MaisarahkelapanganQS Al-Baqarah ayat 280
Zakiyyayang suciQS Maryam ayat 19
Azkalebih suciQS An-Nur ayat 30
Husnayang terbaikQS Al-Araf ayat 180
Ulyayang paling tinggiQS At-Taubah ayat 40
HikmahkebijaksanaanQS Al-Baqarah ayat 269
NurcahayaQS An-Nur ayat 35
DhiyasinarQS Yunus ayat 5
SyifapenawarQS Al-Isra ayat 82
Firdausnama taman surgaQS Al-Muminun ayat 11
Marjan dan Lulumarjan dan mutiaraQS Ar-Rahman ayat 22
Sundussutra halusQS Al-Insan ayat 21
Wardamerah seperti mawarQS Ar-Rahman ayat 37
Raihantumbuhan yang harumQS Ar-Rahman ayat 12
KaukabbintangQS An-Nur ayat 35
Qanitatperempuan yang taatQS At-Tahrim ayat 5
Hafizhatperempuan yang menjagaQS An-Nisa ayat 34
Fitrahfitrah penciptaanQS Ar-Rum ayat 30

Ada satu hal yang perlu Bunda ketahui tentang tabel di atas. Sebagian kata ditulis dalam mushaf dengan ejaan yang sedikit berbeda dari tulisan Arab modern, misalnya Fitrah pada QS Ar-Rum ayat 30 ditulis dengan ta terbuka. Sebagian lagi muncul dalam bentuk maskulin atau jamak, misalnya Hanifah yang di dalam ayat berbentuk hanifa, serta Qanitat dan Hafizhat yang berbentuk jamak perempuan. Semua itu tetap sah dijadikan dasar makna, hanya saja penyebutannya perlu jujur.

Ringkasan cara mengecek. Kalau Bunda menemukan klaim bahwa sebuah nama berasal dari Al-Quran, tiga langkah ini cukup untuk memeriksanya:
  • Minta surah dan ayatnya, bukan sekadar pernyataan "ada di Al-Quran".
  • Pastikan lafaznya cocok sebagai satu kata utuh, bukan sebagai potongan huruf di tengah kata lain.
  • Baca terjemahan ayatnya, karena satu ejaan bisa punya dua makna yang jauh berbeda menurut konteks.
Contoh langkah ketiga: kata hajara memang muncul pada QS Al-Hasyr ayat 9, tetapi di situ maknanya berhijrah, bukan nama Hajar.

Nama Cantik yang Sering Dikira dari Al-Quran padahal Bukan

Nama-nama berikut sangat baik dan lazim dipakai, hanya saja asal-usulnya bukan lafaz Al-Quran. Menyebutkannya dengan benar penting supaya kelak Bunda bisa menjelaskannya kepada anak tanpa harus meralat.

Maryam adalah satu-satunya nama diri perempuan yang disebut dalam Al-Quran. Nama seperti Aisyah, Khadijah, Fatimah, Zainab, Hafshah, Ruqayyah, Sumayyah, dan Khansa dikenal dari hadis dan catatan sejarah Islam, bukan dari lafaz Al-Quran. Begitu pula Asiyah dan Hawa, yang tokohnya memang dikisahkan tetapi tidak disebut namanya. Balqis dikenal lewat penafsiran atas kisah ratu negeri Saba.

Ini sama sekali bukan kekurangan. BAZNAS menganjurkan dua kelompok sekaligus untuk nama anak perempuan, yaitu nama perempuan muslim yang dikisahkan dalam Al-Quran seperti Khadijah, Aisyah, dan Maryam, serta nama istri Nabi atau sahabat Nabi lainnya. Jadi nama-nama itu memang dianjurkan, hanya saja jalur rujukannya lewat hadis dan sirah.

Nama sifat berbahasa Arab yang bentuk perempuannya tidak muncul di mushaf. Jamilah, Latifah, Karimah, Afifah, Nabilah, Aqilah, Faizah, Nailah, Raniyah, Wafa, Hasna, Nafisah, dan Amirah adalah kata Arab yang maknanya baik dan boleh dipakai. Yang muncul dalam Al-Quran adalah bentuk maskulin atau bentuk seakarnya, misalnya jamil pada QS Yusuf ayat 18 dan karim pada banyak ayat, sedangkan bentuk perempuannya tidak. Kalau Bunda ingin nama yang lafaz perempuannya benar-benar ada di mushaf, tabel di bagian sebelumnya adalah tempat mencarinya.

Nama serapan Persia dan Turki. Yasmin, Parisa, Vildan, dan Esma berasal dari khazanah bahasa lain yang dipakai masyarakat muslim, bukan dari bahasa Al-Quran. Bunyi P dan V memang tidak ada dalam bahasa Arab, jadi nama berawalan dua huruf itu hampir selalu berasal dari luar Arab. Sah dipakai selama maknanya baik.

Pembahasan lebih dalam tentang tokoh perempuan di dalam Al-Quran, termasuk alasan banyak di antara mereka tidak disebut namanya, ada di nama bayi perempuan dalam Al-Quran.

Rangkaian yang Indah di Telinga tetapi Perlu Dipikir Ulang

Beberapa pola berikut sering baru disadari setelah akta terlanjur dicetak.

Dua kata yang artinya sama. Jamilah Hasna, Zakiyah Thahirah, dan Nadhirah Zahirah terdengar merdu, tetapi kata keduanya hanya mengulang kata pertama sehingga doanya tidak bergerak ke mana-mana. Perbaikannya mudah, ganti kata kedua dengan kata yang menambahkan arah, sumber, atau buah dari sifat di kata pertama.

Nama Allah tanpa imbuhan Abdu. Kanwil Kemenag Jawa Barat menyebut nama yang khusus menjadi nama Allah tanpa imbuhan Abdu termasuk yang diharamkan, dan BAZNAS memasukkan nama yang mengandung nama Allah seperti Al-Khaliq ke dalam daftar nama yang dibenci. Karena itu bentuk seperti Ar-Rahmah atau Al-Aziza sebagai nama diri sebaiknya dihindari.

Kata yang di dalam ayatnya justru bermakna peringatan. Amani muncul pada QS Al-Baqarah ayat 78 dengan makna angan-angan kosong, bukan cita-cita mulia. Zahrah muncul pada QS Taha ayat 131 sebagai bunga kehidupan dunia yang justru dijadikan ujian. Keduanya tidak dilarang dan tetap lazim dipakai, tetapi kalau Bunda memilihnya, sebaiknya karena tahu artinya, bukan karena mengira ayatnya memuji.

Rangkaian yang mengklaim terlalu tinggi. BAZNAS memasukkan nama yang mengarah pada keangkuhan atau kesombongan ke dalam daftar yang dibenci, dan Kanwil Kemenag Jawa Barat menyebut hal yang sama. Menggabungkan dua kata superlatif sekaligus, misalnya yang paling tinggi digabung dengan yang paling sempurna, membuat rangkaian terdengar seperti klaim, bukan doa.

Tanda hubung di tengah rangkaian. Bentuk seperti Az-Zahra dan An-Nadhirah lazim ditulis dengan tanda hubung. Karena Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 melarang tanda baca, lebih aman menuliskannya menyatu menjadi Azzahra dan Annadhirah, atau memisahkannya menjadi dua kata.

Ejaan yang bercabang. Zakiyah dan Zakiyyah, Shafiyah dan Safiya, Nadhirah dan Nazira semuanya bisa dicatat. Masalahnya muncul setelah akta terbit, karena semua dokumen berikutnya harus mengikuti ejaan yang sama. Beda satu huruf saja bisa menghambat verifikasi ijazah, paspor, dan rekening di kemudian hari.

Aturan Akta dan Tiga Pertanyaan Terakhir

Rangkaian dua kata punya keunggulan administratif yang jelas. Kanwil Kemenag Jawa Barat merangkum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan sebagai kewajiban penulisan nama agar mudah dibaca, bermakna baik, tidak bermakna negatif atau multitafsir, berjumlah paling sedikit dua kata, dan paling banyak 60 karakter termasuk spasi, serta melarang penggunaan angka, tanda baca, maupun singkatan. Peraturan ini ditetapkan di Jakarta pada 11 April 2022 dan berstatus berlaku.

Syarat nama di dokumen kependudukan menurut Permendagri Nomor 73 Tahun 2022: paling sedikit 2 kata, paling banyak 60 karakter termasuk spasi, wajib mudah dibaca, bermakna baik, dan tidak multitafsir, serta dilarang memakai angka, tanda baca, dan singkatan
Syarat penulisan nama di akta dan dokumen kependudukan lainnya. Rangkaian dua kata sudah memenuhi batas minimal, tinggal memastikan tidak ada tanda baca seperti tanda hubung. Diagram: Asuh Anak, berdasarkan Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 yang dirangkum Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Soal waktunya, Bunda punya ruang bernapas. Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan menjelaskan bahwa dalam hal pemberian nama terdapat kelonggaran, baik memberi nama langsung kepada anak saat dia lahir, atau pada hari ketiga, atau bersamaan dengan akikahnya pada hari ketujuh. Jadi tidak perlu memaksakan keputusan di jam-jam pertama setelah melahirkan, saat badan masih lelah dan pikiran belum jernih.

Perhatian sebelum akta dicetak. Tiga pertanyaan terakhir untuk menyaring kandidat yang tersisa:
  • Bisakah Bunda menjelaskan arti gabungannya dalam satu kalimat tanpa membuka internet?
  • Apakah rangkaiannya terdengar wajar untuk anak berusia lima tahun sekaligus untuk perempuan berusia lima puluh tahun?
  • Apakah totalnya masih di bawah 60 karakter setelah digabung dengan nama keluarga, dan sudah bebas dari tanda baca?
Tulis ejaan final di secarik kertas lalu tunjukkan ke petugas, jangan hanya menyebutkannya lisan. Salah dengar satu huruf akan terbawa ke semua dokumen berikutnya.

Kalau Bunda ingin membandingkan dengan format yang lebih panjang, tersedia nama bayi perempuan islami 3 kata yang membahas cara menyusun tiga kata tanpa membuat namanya berat diucapkan. Seluruh pembahasan lain di klaster ini terkumpul di kategori nama bayi.

Tidak perlu terburu-buru. Rangkaian yang baik adalah rangkaian yang artinya sudah Bunda pahami, bisa dipertanggungjawabkan sumbernya, dan nyaman diucapkan dengan penuh kasih setiap hari selama puluhan tahun.

Sumber

Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi, bukan fatwa. Arti rangkaian yang disajikan adalah pembacaan doa atas dua kata yang digabung, mengacu pada makna akar kata bahasa Arab yang lazim dipakai di Indonesia, dan tidak diverifikasi kamus baris per baris. Sebagian kata, terutama serapan dan bentuk perempuan yang tidak muncul di mushaf, memiliki lebih dari satu penjelasan arti di kalangan ahli bahasa. Karena itu daftar ini sebaiknya diperlakukan sebagai titik awal, bukan putusan akhir. Letak ayat pada tabel di atas dicocokkan ke teks mushaf sebagai satu kata utuh, tetapi untuk kepastian makna dan penulisan Arab yang tepat, berkonsultasilah dengan penyuluh agama, guru bahasa Arab, atau ustaz. Untuk persyaratan pencatatan nama pada dokumen kependudukan, rujuk langsung Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 atau tanyakan kepada petugas Disdukcapil di wilayah Bunda.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa yang membuat rangkaian dua kata terasa cantik?
Dua hal yang sebaiknya dinilai terpisah. Pertama cantik di telinga, yaitu iramanya enak diucapkan karena panjang suku katanya tidak seragam dan bunyi akhir kata pertama tidak bertabrakan dengan bunyi awal kata kedua. Kedua cantik di makna, yaitu kedua katanya bisa dibaca sebagai satu kalimat doa yang utuh, bukan dua kata bagus yang kebetulan ditempel. Rangkaian yang hanya lolos satu ukuran biasanya baru terasa janggal setelah dipakai sehari-hari.
Apakah nama perempuan seperti Aisyah dan Khadijah ada di dalam Al-Quran?
Lafaz keduanya tidak ada di dalam Al-Quran. Maryam adalah satu-satunya nama diri perempuan yang disebut dalam Al-Quran. Aisyah, Khadijah, Fatimah, Zainab, Hafshah, dan Sumayyah dikenal dari hadis dan sirah, bukan dari lafaz Al-Quran. Ini bukan kekurangan, karena BAZNAS memang menganjurkan dua kelompok sekaligus, yaitu perempuan yang dikisahkan dalam Al-Quran serta istri dan sahabat Nabi. Yang perlu dihindari hanyalah mengklaim sebuah nama berasal dari Al-Quran padahal tidak.
Berapa jumlah kata minimum untuk nama anak di akta kelahiran?
Paling sedikit dua kata. Kanwil Kemenag Jawa Barat merangkum Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan sebagai kewajiban nama yang mudah dibaca, bermakna baik, tidak multitafsir, paling sedikit dua kata, paling banyak 60 karakter termasuk spasi, serta tanpa angka, tanda baca, dan singkatan. Karena itu rangkaian dua kata sudah memenuhi syarat minimalnya.
Bolehkah menuliskan rangkaian nama dengan tanda hubung seperti Az-Zahra?
Sebaiknya tidak, karena Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 melarang penggunaan tanda baca dalam penulisan nama. Pilihannya menuliskannya menyatu menjadi Azzahra, atau memisahkannya menjadi dua kata. Praktik di lapangan bisa berbeda antar wilayah, jadi konfirmasikan dulu ke petugas Disdukcapil sebelum akta dicetak. Mengubah nama setelah akta terbit jauh lebih merepotkan daripada memastikannya sekarang.
Apakah dua kata yang artinya mirip boleh dirangkai?
Boleh, tetapi hasilnya sering terasa datar. Menggabungkan dua kata yang sama-sama berarti cantik atau sama-sama berarti suci membuat rangkaian kehilangan alur doanya karena kata kedua hanya mengulang kata pertama. Rangkaian terasa lebih hidup bila kata kedua menambahkan sesuatu, misalnya kata pertama menyebut sifat lalu kata kedua menyebut sumber atau arah sifat itu.
Kapan waktu yang tepat memberi nama bayi perempuan?
Ada kelonggaran. Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan menjelaskan bahwa pemberian nama boleh dilakukan langsung saat anak lahir, pada hari ketiga, atau bersamaan dengan akikahnya pada hari ketujuh. Jadi Bunda tidak perlu memaksakan diri memutuskan di jam-jam pertama setelah melahirkan. Yang penting nama sudah final sebelum pencatatan akta kelahiran.
Bagaimana cara memastikan sebuah kata benar-benar ada di dalam Al-Quran?
Cocokkan dengan batas kata pada teks mushaf, bukan dengan potongan huruf. Bahasa Arab berbasis akar kata, sehingga pencocokan sepotong huruf hampir selalu menemukan sesuatu dan menghasilkan kesimpulan keliru. Perlu diperhatikan juga bahwa satu ejaan bisa punya dua makna berbeda menurut konteks ayatnya, jadi setelah lafaznya ketemu, terjemahan ayatnya tetap harus dibaca.

Konten ini bersifat edukasi dan bukan pengganti konsultasi dengan tenaga kesehatan. Untuk keputusan medis, hubungi dokter atau bidan Anda.

Punya pertanyaan seputar nama bayi?

Tanya lewat WhatsApp